Minggu, 11 April 2010
Nyawa Bilqis Tak Tertolong
BILD Semarang - Pada Hari Sabtu, 10 April 2010 Pukul 17:57WIB: Bilqis Anindya Passa, balita penderita atresia bilier akhirnya meninggal dunia, Sabtu (10/4), setelah dirawat intensif selama sekitar dua bulan di RSUP Dokter Kariadi, Semarang, Jawa Tengah. Menurut tim dokter, Bilqis mengalami infeksi di organ paru-paru akibat serangan bakteri ganas. Daya tahan tubuh bocah 19 bulan itu menurun dan sesak napas.
Sehari sebelumnya rencana cangkok hati yang menelan biaya sekitar Rp 1 miliar belum bisa dilaksanakan. Sebab berat badan Bilqis belum memenuhi syarat. Penderitan sang bocah sempat menjadi perhatian publik karena sekelompok orang yang bersimpati membuat gerakan koin peduli untuk Bilqis buat dana operasi (SCTV)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Halo, saya Rasheeda Muhammad dari Indonesia, dan saya ingin menggunakan kesempatan ini untuk memperingatkan semua orang di sini untuk berhati-hati dari semua pemberi pinjaman pinjaman yang menimbulkan menjadi nyata. Mereka semua penipuan dan palsu dan niat mereka adalah untuk merobek Anda dari uang Anda sulit diperoleh. Saya telah menjadi korban pinjaman perusahaan ini tetapi tidak ada yang mampu memberikan pinjaman saya mencari sampai aku datang di Ibu Amanda Amanda Badan Kredit. Dia menawarkan saya pinjaman pada tingkat bunga yang terjangkau dari 2% dengan hanya beberapa formalitas dan requirements.After saya bertemu dengan persyaratan dan kondisi perusahaan, pinjaman saya disetujui dan saya sangat mengejutkan, itu ditransfer ke rekening bank saya dalam waktu kurang dari 24 jam. Anda dapat menghubungi Ibu Amanda melalui emailnya amandaloan@qualityservice.com dan Anda juga dapat menghubungi saya di rasheedamuhammad10@gmail.com saya email saya hanya bersaksi Ibu Amanda akan baik dan bantuan yang diberikan kepada dia saya dan keluarga saya dan saya juga ingin Anda menjadi penerima manfaat dari tawaran pinjaman nya.
BalasHapus