Rabu, 25 Agustus 2010

KAPOLRES PEDULI PADA KEAMANAN & KENYAMAN MASYARAKAT KOTA SURABAYA 1 “CEGAH KRIMINALITAS, POLRESTABES AKAN AWASI TIGA TEMPAT”


BILD SURABAYA-Pada Hari Selasa, 24 Agustus 2010 Pukul 02:18:26WIB
Jajaran Kepolisan Resort Kota Besar (Polrestabes) Surabaya akan lebih mengintensifkan penjagaan keamanan di beberapa tempat yang berpotensi menjadi target kriminalitas oleh kawanan penjahat, yaitu toko perhiasan (emas), perbankan, dan money changer (penukaran uang asing). Hal ini dilakukan untuk mencegah kriminalitas menjelang Lebaran

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Anom Wibowo saat ditemui di Mapolrestabes Surabaya mengatakan, ketiga tempat tersebut merupakan tempat yang rawan terjadinya tindak kriminalitas. Ia mengakui kecenderungan datangnya
Lebaran membuat angka kejahatan meningkat drastis dibanding hari biasa.
“Maka itu, kami akan menyebarkan petugas untuk mengintensifkan penjagaan di tiga tempat itu. Tidak harus dengan menjaga 24 jam, melainkan cukup patroli secara senyap,” tuturnya

Ia menjelaskan, dua per tiga kekuatan personel Reskrim Polrestabes akan dikerahkan untuk melakukan cegah tangkal agar kejadian perampokan besar, seperti di Medan tak terulang di Surabaya. Namun, sambungnya, untuk lebih detailnya tak bisa diumumkan sebab itu bagian strategi kepolisian menjaga keamanan agar tetap kondusif dan tak kecolongan.

“Kami akan berkoordinasi dengan setiap Polsek untuk melakukan penjagaan di tiga tempat paling rawan tersebut. Tujuannya untuk menghilangkan kesempatan penjahat melakukan aksinya,” ujarnya.

Ia mengimbau kepada anak buahnya melarang untuk mengambil cuti libur menjelang dan sesudah Lebaran. “Aturan cuti dicabut. Semua anggota tak boleh libur dan harus selalu siaga di tempat untuk mengantisipasi kejadian buruk yang tak diinginkan,” tuturnya.

Diterangkan Anom, tempat rawan sudah dipantau oleh petugas sehingga ia yakin kejadian kriminalitas akan minim. “Lihat saja nanti, tak perlu diungkap sekarang strateginya. Operasi yang kami lakukan akan berhasil mencegah kriminalitas,” tegasnya.

Meski begitu, ia menekankan kepada anak buahnya untuk menahan diri agar tak sembarangan menembak pelaku kejahatan. Hanya saja, perintah tembak di tempat itu setidaknya bisa memberikan efek psikologis kepada penjahat atau orang yang akan berbuat jahat agar memikirkan kembali tindakannya melawan hukum.

“Jika kami menembak sembarangan, itu termasuk pelanggaran hak asasi manusia (HAM). Kami tak mau disebut melanggar HAM, sehingga hanya penjahat tertentu yang berbahaya, yang perlu ditembak,” ujarnya.

Sebelumnya angka kriminalitas di jajaran Polrestabes Surabaya mengalami penurunan pada semester pertama tahun 2010 sebanyak 927 kasus. Bandingkan dengan angka tindak kriminal pada tahun lalu yang mencapai 2.246 kasus.

Rinciannya, selama 6 bulan terakhir, kasus curas cukup menonjol dibanding kasus-kasus lainnya. Dari data crime indeks Polrestabes Surabaya untuk kasus curas, Januari sebanyak 82 kasus, Februari 55 kasus, Maret 50 kasus, April 52 kasus, Mei 33 kasus,dan Juni 48 kasus. “Kalau ditotal jumlahnya mencapai 320 kasus untuk semester pertama dan 244 kasus di antaranya terselesaikan,” katanya. (KOMBES POL PUDJI ASTUTIK & RONNY)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

NATAL & TAHUN BARU 2011

NATAL  & TAHUN BARU 2011
KITA BERSYUKUR BISA MERAYAKAN HARI NATAL & TAHUN BARU MAKA DARI ITU KITA HARUS MENGHARGAI & MEMBANTU ORANG YANG MEMBUTUHKAN SERTA KITA HARUS BISA MEMAAFKAN ORANG LAIN YANG MENYAKITI KITA

NATAL & TAHUN BARU 2011

NATAL  & TAHUN BARU 2011
KITA BERSYUKUR BISA MERAYAKAN HARI NATAL & TAHUN BARU MAKA DARI ITU KITA HARUS MENGHARGAI & MEMBANTU ORANG YANG MEMBUTUHKAN SERTA KITA HARUS BISA MEMAAFKAN ORANG LAIN YANG MENYAKITI KITA

IDUL FITRI TAHUN 2010

IDUL FITRI TAHUN 2010
DALAM HARI FITRI INI KITA HARUS BISA MENGHARGAI ORANG LAINH & KITA HARUS BISA MEMAAFKAN ORANG LAIN YANG MENYAKITKAN DIRI KITA

IDUL FITRI TAHUN 2010

IDUL FITRI TAHUN 2010
DALAM HARI FITRI INI KITA HARUS BISA MENGHARGAI ORANG LAINH & KITA HARUS BISA MEMAAFKAN ORANG LAIN YANG MENYAKITKAN DIRI KITA

DIRGAHAYU RI KE 65 TAHUN

DIRGAHAYU RI KE 65 TAHUN
MARI KITA BERANTAS KORUPSI

DIRGAHAYURI KE 65 TAHUN

DIRGAHAYURI KE 65 TAHUN
MARI KITA BERANTAS KORUPSI

FU WALIKOTAKU

FU WALIKOTAKU
INGAT TANGGAL 2 JUNE 20010 COBELOS NO 2

NARKOBA & MIRAS ADALAH KEMATIAN

NARKOBA & MIRAS ADALAH KEMATIAN
JANGAN COBA-COBA MENIKMATI NARKOBA & MIRAS BILA TIDAK MAU JADI MAYAT/MENINGGAL PESAN DARI BADAN NARKOBA NASIONAL INDONESIA & JERMAN

NATAL 2009

NATAL 2009

TAHUN BARU 2010

TAHUN BARU 2010

GONG XI FA CAI 2010

GONG XI FA CAI 2010
REDAKSI BERLIN DEUTSCHLAND TV & ZEITUNG GROUP MENGGUCAKAN SELAMAT MERAYAKAN HARI RAYA CHINA 2010 “GONG XI FA CAI”

SELAMAT JALAN "KH Abdurahman Wahid/Gus Dur'

SELAMAT JALAN "KH Abdurahman Wahid/Gus Dur'

WAKIL GEBENUR JATIM TRIMARJONO

WAKIL GEBENUR  JATIM TRIMARJONO
REDAKSI BERLIN DEUTSCHLAND TV & ZEITUNG GROUP IKUT BERDUKA CITA ATAS MENINGGALNYA WAKIL GEBENUR JATIM BPK TRIMARJONO SEMOGA ARWA ANDA DI TERIMA OLEHNYA & KELUARGA YANG DI TINGGALKAN DI BERIKESEHATAN DAN KEKUATAN DARI TUHAN

WANTED DEUTSCHE POLIZEI

WANTED DEUTSCHE POLIZEI
HER LIE,UMUR 60 TAHUN,HATI-HATI DENGAN ORANG INI. JAUHKAN ANAK-ANAK ANDA DARI ORANG INI. KARENA NANTI ANAK ANDA BISA HILANG DARI ANDA. MASYAKARKAT YANG MENGGETAHUI ANDA BISA HUBUNGI KANTOR POLISI JERMAN DI BERLIN Tel (04930) 4664664,Hamburg Tel: (04940) 19296,428676767,428650 E-Mail: lka.7011@hamburg.de ATAU HUBUNGI REDAKSI BILD REDAKSI DI TEL (06231)70696441

JERITAN HATI MASYARAKAT 4

JERITAN HATI MASYARAKAT 4
HARI INI MASIH ADA PEJABAT YANG MENGGUNAKAN JILBAB MENGHINA WARTAWAN MEDIA CETAK MINGGUAN. BILA SEMUA PEJABAT MEMILIKI SIFAT BURUK. INDONESIA JADI APA? DAN APA KATA DUNIA

JERITAN HATI MASYARAKAT 3

JERITAN HATI MASYARAKAT 3
HARI INI MASIH ADA PEJABAT/STAF PAJAK & KEMENTERIAN KEUANGAN CURI UANG MASYARAKAT. APA KATA DUNIA? (BILD RI 28 MARET 2010)

JERITAN HATI MASYARAKAT 2

JERITAN HATI MASYARAKAT 2
HARI INI IBU SRI MULIANI MASIH MILIKI SIFAT MUNAK & SUKA MEMBUAL APA KATA DUNIA? (BILD RI 25 MARET 2010)

JERITAN HATI MASYARAKAT 1

JERITAN HATI MASYARAKAT 1
HARI INI MASIH ADA PEJABAT KORUPSI APA KATA DUNIA? (BILD RI 20 MARET 2010)