BILD SURABAYA-Pada hari rabu.9 november 2011 pukul 9 WIB Direktorat pembinaan
kursus & kelembagaan Kementrian Pendidikan Nasional mengadakan verifikasi
& validasi data nilai. Melalui data aktivitas kita sukseskan program
pembinaan kursus & pelatihan.
Ibu Endang mengatakan bahwa direktur kecewa dengan kinerja Dinas Pendidikan
& Kebudayaan ( P & K) Jatim kurang baik. Padahal dana pendidikan di
Jatim paling tertinggi / paling banyak tetapi kinerjanya paling buruk sebab
tugas-tugas sehari-hari saja tidak bisa dilakukan dengan baik. 10 Kabupaten /
Kota di Jatim belum menyerahkan laporannya kekami yaitu kota Surabaya,
Kabupaten Lamongan, Kota Malang, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Ponorogo,
Kabupaten situbondo, kota Mojokerto, Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Malang,
Kabupaten Bondowoso.
Ibu Endang berharap Kepala Dinas P & K Jatim mau membina & mau
memperbaiki sistem kinerjanya serta selalu koordinasi dengan himpunan
penyelenggaraan kursus Indonesia
(HIPKI) & Himpunan Sumber Pendidikan Pengaji Indonesia (HISPPI).

Ibu Endang juga kecewa dengan NTB & NTT karena 10 Kabupaten / Kota di NTT
beum menyerahkan laporan dan 3 Kabupaten / Kota di NTB yang belum menyerahkan
laporannya (Ronny)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar