BILD MALANG-Pada Hari Selasa 27 September 2011 0:27:54 WIB Badan Diklat Prov Jatim mengadakan Penutupan Diklat Prajabatan Gol III Angkatan 404 dan 405 tahun 2011 Pemprov Jatim di UPT Rehabilitasi Sosial Cacat Netra Dinas Sosial Jatim di Malang. Diklat Prajabatan ini diikuti sebanyak 160 CPNS dari Kabupaten Madiun 80 orang, Kabupaten Gresik 55 orang, Kabupaten Bojonegoro 23 orang dan Kabupaten Malang 2 orang. Peserta dinyakan lulus semua berhak menerima Surat Tanda Tamat Pendidikan (STTP) dari Bandiklat Jatim ujar Pak Adi
Kepala Bidang Diklat Kepemimpinan Badan Diklat Prov Jatim Drs Asriansyah MSi mengatakan bahwa Pegawai Negeri Sipil (PNS) harus kreatif dan inovatif dalam melaksanakan tugas, terutama dalam melayani masyarakat. Dan yang lebih penting lagi aparatur harus peka terhadap kondisi sosial di sekitar.
"Sudah semestinya aparatur lebih tanggap dan peduli lingkungan untuk membantu masyarakat yang tidak mampu,"
Asriansyah ingin mengingatkan pula agar PNS memiliki kepekaan terhadap dinamika perubahan yang terjadi dalam proses penyelenggaraan tugas-tugas sebagai aparatur pemerintah. “Aparatur harus mempunyai kepribadian yang baik dan mengabdi pada masyarakat yang tulus,”
Asriansyah mengharapkan PNS hendaknya dapat membedakan antara kepentingan pribadi dan kepentingan masyarakat, sehingga dapat menempatkan jati diri sebagai pamong praja dalam rangka mewujudkan pemerintahan yang baik.
Memang disadari, di samping tugas sebagai abdi negara dan abdi masyarakat, para PNS juga mempunyai tugas dan tanggung jawab terhadap keluarga.
Asriansyah meminta para guru-guru, penyuluh dan tenaga para medis yang langsung melayani masyarakat, dituntut tanggap dan peka terhadap dinamika perubahan tuntutan masyarakat yang setiap saat selalu meningkat sejalan dengan tumbuhnya kesadaran masyarakat akan hak-haknya.
Asriansyahmengatakan yang lebih penting lagi untuk diperhatikan,tugas yang diemban adalah amanah masyarakat dan gaji yang diterima bersumber dari dana masyarakat.
Dia menjelaskan, untuk memenuhi tuntutan tersebut harus memiliki wawasan yang luas dengan cara membaca dan menggali informasi yang bermutu. “Tidak itu saja, agar memiliki daya saing, kita tidak cukup menguasai satu kemampuan atau keterampilan saja, tapi harus menguasai lebih dari satu keterampilan
Kasubid Diklat PIM Tingkat Dasar Bandiklat Jatim Dra Kusmiyati MM menambahkan, PNS jangan mudah terpancing dengan hal-hal yang dapat menimbulkan perpecahan di antara sesama pegawai, bahkan sebaiknya harus mampu berperan sebagai pembaharu, perekat persatuan dan kesatuan bangsa.,”
Seorang PNS harus bisa mengimbangi tuntutan global yang penuh persaingan. Oleh karena itu, dalam mengemban tugas ada tuntutan yang tak bisa dihindari di antaranya, seorang PNS harus menguasai bidang tugas masing-masing agar dapat bekerja secara profesional. Yakni mengutamakan sikap perilaku dalam bekerja, sikap perilaku merupakan kunci sukses dalam berorganisasi, melalui sikap prilaku yang positif dapat menumbuhkan lingkungan kerja yang sehat dan nyaman, sehingga kerjasama dapat terjalin.(Ronny)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar