Sabtu, 12 November 2011

PEMPROV JATIM PEDULI PADA PEREMPUAN,MELALUI PROGRAM P2WKSS



       BILD SURABAYA-Pada hari Rabu 26  Oktober 2011 pukul 9 WIB Pemerintah Provinsi JATIM melalui Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Jatim melakukan pemberdayaan perempuan melalui Program Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS). Dalam program tersebut, pemprov memilih kader perempuan dari kabupaten/kota yang memiliki prestasi dalam kegiatan pemberdayaan perempuan
.
        Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Jatim, Dr Sukesi mengatakan PEMPROV JATIM telah memilih sejumlah kabupaten/kota yang telah melakukan program ini. Saat ini tengah dilakukan penilaian pada delapan kabupaten/kota yang tengah mempresentasikan keberhasilan pelaksanaan P2WKSS. Delapan kabupaten/kota yaitu  Kabupaten Tulungagung,Kota dan Kabupaten Blitar, Kabupaten  Jombang, Kabupaten Bojonegoro, Kota Malang, Kabupaten Ponorogo dan Kota Kediri.

         Ibu Sukesi berharap pelaksanaan P2WKSS mampu memberikan ruang kepada masyarakat untuk membangun dirinya sendiri dalam membentuk aktivitas, mobilitas, serta pemanfaatan seluruh potensi masyarakat dengan difasilitasi pemerintah dan stake holder terkait. Sasaran yang ingin dicapai, yakni mengubah pola pikir nrimo sebagai orang miskin, menjadi berjuang untuk bisa lepas dari kemiskinan, meningkatkan derajat kesehatan, pendidikan, daya beli dan perbaikan fisik lingkungan.

        P2WKSS adalah program peningkatan peranaan wanita dalam pembangunan yang berupaya untuk mengembangkan SDM dan SDA untuk mewujudkan dan mengembangkan keluarga sehat, sejahtera dan bahagia dalam rangka pembangunan wilayah melalui perempuan sebagai penggeraknya.

        Tujuan dari pemilihan kader P2WKSS dari kabupaten/kota adalah untuk menilai hasil pelaksanaan program dan dampaknya dengan fokus memperoleh gambaran efektivitas pelaksanaan dampak program terhadap kesetaraan dan keadilan gender, serta peran, akses, kontrol, dan manfaat yang dirasakan perempuan.

        Program P2WKSS bakal menjadikan perempuan sebagai penggerak peningkatan pemberdayaan perempuan di desa atau kelurahan setempat, peningkatan peran wanita dalam pembangunan, berupaya mengembangkan sumber daya manusia dan sumber daya alam serta lingkungan untuk mewujudkan dan mengembangkan Keluarga Sehat dan Sejahtera.

       Ibu Sukesi meminta pada tim penilai propinsi agar dapat menilai secara objektif program P2WKSS, serta menyampaikan kekurangan dari hasil penilaian yang perlu dibenahi di masa-masa datang, sehingga program tersebut ke depan benar-benar menyentuh serta mampu mendorong kaum wanita di Jatim untuk berpartisipasi langsung dalam setiap proses dan pelaksanaan pembangunan daerah. (Ronny)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar