Sabtu, 05 November 2011

KITA HARUS MEMPERBAIKI GALANG KAPAL DI JATIM DEMI KESELAMATAN PELAYARAN



BILD SURABAYA-Pada hari kamis 3 november 2011 pukul 10 wib Direktorat Industri Maritim Kedirgantaraan dan Alat Pertahanan Direktorat Jenderal IndustriUnggulan Berbasis Teknologi Tinggi Kementrian Perindustrian RI mengadakan workshop Kajian Restrukturisasi Galangan Kapal di hotel tunjungan plaza surabaya.

Peserta dari galangan kapal swasta dan galangan kapal BUMN (PT PAL,PT IKI MAKASAR,PT DPS SURABAYA,FOBS,Disperindag JATIM,Dinas perhubungan laut,BNI,Bank MANDIRI.Narasumber Bapak Trywias Wandio W.P.dan Bapak Ir Heri Supomo TWDBL Msc.

 Direktur Industri Maritim Kedirgantaraan dan alat pertahanan Bapak Soerjono mengatakan saya perihatin dengan sistem galangan di Indonesia sangat buruk dan tidak sesuai dengan standart,karena galangan kapal di Indonesia kurang diperhatikan,peralatanya sudah tua dll,sehinga galangan kapal tersebut tidak bisa beroperasi maksimal dan tidak baik.Saya berharap DPR RI secepatnya mensetujui restrukturisasi galangan kapal di Indonesia dan juga saya meminta kepada pihak perbankaan milik pemerintah/BUMN untuk membantu dana untuk galangan kapal. Saya berharap juga kepada galangan kapal mau aktif memberi masukan kepada kami serta saya berharap kepada pengusaha Pelayaran di Indonesia untuk membeli/memperbaiki kapalnya di galangan kapal milik Indonesia,karena untuk membantu kesesjasteraan masyarakat Indonesia. Saya pernah kecewa dengan salah satu pengusaha Pelayaran di Indonesia karena mereka membeli 1000 unit kapal tongkang di galangan kapal milik orang Eropa.

Tujuan acara ini adalah melakukan identifikasi kondisi dan vasilitasi produksi(perangkat keras dan lunak),sumber daya manusia,sumber daya energi,teknologi produksi pada beberapa galangan kapal Nasional saat ini,memberikan gambaran tentang kebutuhan restrukturisasi vasilitas produksi,sumber daya manusia,sumber daya produksi dan teknologi produksi yang diperlakukan kapal BUMN,melakukan identifikasi skema pemberian bantuan dalam rangka restrukturisasi vasilitas produksi,sumber daya produksi dan teknologi produksi di galangan kapal Nasional yang layak secara financial.

Bapak Soejono mengatakan saya tidak setuju dengan sistem pengusaha pelayaran membeli kapal/memperbaiki kapal di galangan kapal milik orang asing. Mestinya pengusaha itu memberikan order kepada galangan kapal di Indonesia,karena galangan kapal Nasional Indonesia memperkerjakan putera/puteri Indonesia,di Indonesia terdapat 240 pengusaha galangan kapal,saya berani menjamin mutu produksi dan kerja di galangan kapal Nasional tidak kalah dengan mutu galangan kapal luar negeri terbukti beberapa Negara tetangga membeli kapal di Indonesia dan juga saya berharap bila selesai kapal diperbaiki/dok tidak lagi kapal ditahan karena belum bisa melunasi biaya,tetapi kapal diturunkan atau dibolehkan berlayar atau beroperasi lagi supaya kapal tersebut bisa mendapatkan income/pemasukan,maka dari itu saya minta bantuan kepada pihak Bank pemerintah mau membantu pembiayaan reparasi kapal,pembuatan kapal baru,pembiayaan pembelian bahan baku dan alat berat bagi pengusaha galangan kapal tersebut  (RONNY)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar