Kamis, 26 November 2009

GUBERNUR; MASYARAKAT JATIM TAK PERLU RISAUKAN KRISIS PANGAN GLOBAL





BILD Surabaya-Pada Hari Kamis, 26 Nopember 2009 pukul 9:24:34 wib Gubernur Jawa Timur, Dr H Soekarwo mengatakan, masyarakat Jatim tidak perlu merisaukan prediksi Food and Agriculture Organization of the United Nations (FAO) atau Organisasi Pangan PBB terkait krisis pangan global yang akan datang dua tahun terakhir. Sebab ketersediaan pangan di Jatim setiap tahun selalu surplus. Tidak hanya itu, secara internasional Jatim sudah tiga kali dipercaya dalam upaya ketahanan pangan.
Saat memimpin rapat pleno dewan ketahanan pangan Jatim di Hotel Singgasana Surabaya, Kamis (26/11), gubernur menuturkan, walaupun Indonesia kaya sumber pangan, gejala krisis pangan global cepat atau lambat berpengaruh terhadap stabilitas pangan nasional maupun regional. Mengantisipasi hal ini, Jatim melakukan penataan perencanaan ketersediaan, distribusi dan konsumsi pangan.
Secara umum, kondisi ketersediaan pangan dinyatakan cukup bahkan lebih. Beberapa komoditi strategis yang mengalami surplus pada tahun 2009, antara lain beras suplus 4 juta ton, jagung 4,4 juta ton, gula 1 juta ton, kacang tanah 182 ribu ton, daging sapi 43 ribu ton, daging ayam 35 ribu ton, dan telur ayam 164 ribu ton. Sementara komoditas yang masih mengalami defisit yakni kedelai sebesar 45 ribu ton.
Selain ketersediaan pangan yang cukup, distribusi pangan di Jatim juga berjalan cukup baik. Hal ini dilihat dari indikasi pasokan pangan dan harga pangan yang relatif stabil. Harga berbagai komoditas pangan secara umum dari bulan Januari hingga minggu terakhir November, cukup stabil. Antara lain, beras jenis Ir4 Rp 5.300/kg, minyak goring Rp 8000/liter, kacang tanah Rp 12.000/kg, daging sapi Rp 59.000/kg, daging ayam Rp 20.000/kg, telur ayam Rp 11.000/kg.
Untuk harga gula, sempat mengalami lonjakan mendekati Rp 10.000/kg tepatnya saat menjelang bulan puasa. Namun kembali stabil hingga berada dikisaran Rp 8.700/kg setelah dilakukan operasi pasar murah.
Berdasar survey Sosial Ekonomi Nasional, tahun 2008 menunjukkan bahwa konsumsi beras dan jagung oleh masyarakat Jatim, sudah melebihi standar hidup sehat sesuai pola pangan harapan. Sedangkan konsumsi pangan lainnya yang juga memenuhi kandungan karbohidrat seperti umbi-umbian dan gula, maupun protein seperti kacang-kacangan, daging, telur, susu dan ikan belum banyak dikonsumsi.
Kondisi ini menyebabkan masyarakat hanya terfokus pada konsumsi beras saja. Jika hal ini terus berlanjut, sementara program diversifikasi (penganekaragaman) pangan tidak segera dilakukan akan membahayakan dan bisa terjadi krisis pangan.
Pemprov Jatim mengantisipasinya dengan mendorong melalui gerakan percepatan penganekaragaman konsumsi pangan dan gizi berbasis sumber daya lokal. “Caranya, yakni mengkonsumsi pangan yang beragam, mengandung gizi, berimbang dan aman,” kata gubernur.
Sementara itu, Anggota Tim Pokja Dewan Ketahanan Pangan Jatim, Dr Zainal Abidin menuturkan, krisis global pangan yang diprediksi FAO menjadi hal penting yang juga harus dihadapi negara berkembang seperti Indonesia.
Faktor yang mempengaruhi adanya prediksi tersebut yakni karena adanya persaingan, pemanfaatan, bahan pangan yang dibutuhkan untuk kebutuhan biofuel dan bahan ternak. Faktor lain, yakni perubahan iklim, bencana alam, dan konversi lahan pertanian yang tidak terkendali. Ini berdampak pada ketersediaan pangan global yang tidak menutup kemungkinan akan dialami Jatim.
Dia menuturkan, dewan ketahanan pangan merekomendasikan program pemantapan ketersediaan pangan yang mandiri terus dilakukan. Antara lain, dengan membangun sistem agrobisnis pangan dari tingkat hulu hingga hilir, dengan cara menciptakan nilai tambah bagi ekonomi dan pedesaan. Selain itu, menetapkan komoditas unggulan wilayah fungsi agro ekologi dan peluang pasar, mengembangkan cadangan pangan baik di tingkat rumah tangga, desa hingga kabupaten/kota, serta melancarkan akses petani terhadap sarana produksi seperti ketersediaan benih, pupuk, pestisida organik dan mengembangkan kreativitas petani.
Perlu diketahui, rapat ini dihadiri tim ketahanan pangan 38 kabupaten/kota. Hadir pula Wakil Gubernur, Saifullah Yusuf, Sekda Prov Jatim, Rasiyo, serta muspida yang tergabung dalam dewan ketahanan pangan. Rapat ini sebagai evaluasi 2009, serta rencana program tahun 2010 (Ronny & Tia)

BAPERPUSSIP JATIM WAJIBKAN TERTIB ARSIP BAGI SELURUH SKPD






BILD Surabaya-Pada Hari Selasa, 24 Nopember 2009 14:09:24 Badan Perpustakaan dan Arsip (Baperpussip) Jatim bersama Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) menyosialisasikan wajib tertib arsip bagi seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Jatim. Ada sanksi tegas berupa kurungan penjara 3 tahun dan denda sebesar Rp 125 juta bagi SKPD yang melanggar.
Kepala Baperpussip Jatim, Ir Masruri, Dipl He, saat membuka sosialisasi di Hotel Suncity Sidoarjo, Selasa (24/11) mengatakan, semua SKPD mulai saat ini wajib tertib arsip. Hal ini tidak hanya dilakukan di Jatim, tetapi juga dilakukan di seluruh SKPD tingkat nasional. Peraturan ini berlandaskan pada UU RI Nomor 43 th 2009 tentang kearsipan, lebih tepatnya tercantum pada pasal 48 yang isinya adalah lembaga Negara, pemerintahan daerah, perguruan tinggi negeri, serta BUMN dan/atau BUMD wajib memiliki JRA. JRA sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditetapkan oleh pemimpin lembaga Negara, pemerintahan daerah, perguruan tinggi negeri, serta BUMN dan/atau BUMD.
JRA adalah Jadwal Retensi Arsip yang merupakan daftar yang berisi sekurang-kurangnya jangka waktu penyimpanan atau retensi, jenis arsip, dan keterangan yang berisi rekomendasi tentang penetapan suatu jenis arsip dimusnahkan, dinilai kembali, atau dipermanenkan yang dipergunakan sebagai pedoman penyusutan dan penyelamatan arsip.
Ia menjelaskan, pewajiban tertib arsip ini dilakukan agar lebih menata arsip di seluruh SKPD baik nasional, provinsi, kab/kota, dan SKPD tingkatan bawah. Selama ini banyak arsip yang kurang tertata dan kekurangan data sehingga menyebabkan kerugian apabila hendak menggunakan data yang dibutuhkan sementara data tersebut tidak ada atau hilang.
Didalam UU RI Nomor 43 th 2009 ini juga dijelaskan sanksi tegas bagi pihak yang melanggar atau tidak melakukan apa yang ada dalam UU tersebut. Ada dua sanksi, yaitu sanksi administrative dan ketentuan pidana. Untuk sanksi administrative, pejabat dan/atau pelaksana yang melanggar ketentuan akan dikenai sanksi administrative berupa teguran tertulis.
Kemudian apabila selama 6 bulan tidak melakukan perbaikan, pejabat dan/atau pelaksana sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dikenai sanksi administrative berupa penundaan kenaikan gaji berkala untuk paling lama 1 tahun. Selanjutnya apabila selama 6 bulan berikutnya tidak melakukan perbaikan, pejabat dan/atau pelaksana sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dikenai sanksi administrative berupa penundaan kenaikan pangkat untuk paling lama satu tahun.
Pada pasal lain (pasal 79 dan pasal 80) dijelaskan pula sanksi sampai yang terberat yaitu pembebasan dari jabatan apabila pejabat/pimpinan instansi tidak melakukan perbaikan terhadap arsip di kantornya.
Sedangkan sanksi ketentuan pidana menurut pasal 81 dikenai pidana penjara paling lama 5 th atau denda paling banyak Rp 250 juta bagi setiap orang yang dengan sengaja menguasai dan/atau memiliki arsip Negara untuk kepentingan sendiri atau orang lain. Dan bagi setiap orang yang dengan sengaja menyediakan arsip dinamis kepada pengguna arsip yang tidak berhak akan dikenai pidana penjara paling lama 3 th atau denda sebesar Rp 125 juta.
Sementara itu, Deputi Informasi dan Pengembangan Sistem Kearsipan ANRI, Drs Akhmadsyah Naina MSc menegaskan bahwa peraturan ini dapat diberlakukan setelah adanya sosialisasi oleh Baperpussip Jatim. Peraturan ini diberlakukan kepada semua kalangan di jajaran pemerintahan, tidak hanya eksekutive, legislative pun wajib untuk melakukan pembenahan terhadap arsip-arsipnya. “Semua ini merupakan keputusan politis,” ujarnya. (Ronny & Tia)

SISWA INKUSI BEBAS UJIAN NASIONAL





BILD Surabaya-Pada Hari Selasa, 24 Nopember 2009 pukul 14:12:12 wib Siswa inklusi (berkebutuhan khusus) kini tidak perlu cemas menghadapi ujian nasional (UN). karena pemerintah memberikan kesempatan bagi siswa inklusi tanpa harus menjalani UN.
Pembantu Dekan I Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Sujarwanto, saat memberikan pembinaan sekolah inklusi di SMPN 29 Surabaya, di Surabaya, Selasa (24/11) mengatakan, Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) Nomor 70 tahun 2009 tentang pendidikan inklusi untuk anak berkebutuhan khusus telah keluar. Hasilnya, para siswa inklusi kini tidak bisa dipaksa ikut UN, ketika kondisinya tidak memungkinkan. “Dengan turunnya Permendiknas itu maka pelaksanaan sekolah inklusi memiliki payung hukum yang jelas. Para siswa kini bisa memperoleh surat tanda tamat belajar tanpa menjalani UN,” ujarnya.
Ia menjelaskan, surat tanda tamat belajar itu dikeluarkan Dinas Pendidikan (Dispendik) kabupaten dan kota setempat. Dan, surat tanda tamat belajar itu nantinya bisa dipakai siswa inklusi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Selain itu, Permendiknas juga memberikan ruang yang besar bagi tiap daerah membuka kelas inklusi. Sebab itu, nantinya tiap kecamatan memiliki kewajiban untuk membuka sekolah inklusi di tiap jenjang. Baik itu jenjang SD, SMP, SMA, dan SMK.
Diharapkannya, konsep sekolah inklusi yang diatur dalam Permendiknas sengaja memberikan kemudahan pada masyarakat.
Pakar inklusi dari Koen Keu University Thailand, Dr Pennee Narrot yang turut memberikan pembinaan, mengimbaukan pelaksanaan inklusi harus didasari aturan yang jelas. Sehingga, kesempatan siswa inklusi untuk menikmati pendidikan bisa didapat.
Para pengajar, kata Pennee, harus bisa sabar dan cekatan ketika menghadapi siswa inklusi. “Pendidikan inklusi berbeda dengan kelas reguler. Tapi interaksi antar siswa juga memberikan poin lebih bagi perkembangan siswa,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala SMPN 29 Hari Purnomo mengatakan, pembukaan kelas inklusi di SMPN 29 sudah dibuka sejak dua tahun lalu. Sampai saat ini sudah ada 15 siswa yang tersebar di kelas VII dan VIII. (Ronny & Tia)

Senin, 23 November 2009

SEJAHTERAKAN TKI, PEMPROV BERI SKILL MELALUI BLK

BILD SURABAYA-Pada Hari Senin, 23 Nopember 2009 pukul 15:02:51 wib Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus memperbaiki kesejahteraan para Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang berkerja di negara asing. Perbaikan kesejahteraan tersebut dengan memberi standarisasi skill melalui Balai Latihan Kerja (BLK)
Gubernur Jatim, Dr H Soekarwo saat menerima calon Duta Besar RI di Ruang Kertanegara Pemprov Jatim, Senin (23/11) mengatakan, dalam forum pertemuan dengan calon Duta Besar RI di bebarapa negara telah melahirkan sebuah komunikasi untuk bekerjasama di berbagai bidang, seperti halnya pengiriman tenaga kerja di negara asing, investasi, dan pendidikan.
“Di bidang ekonomi akan ditangani oleh Asisten Ekbang Setdaprov Jatim, namun, yang paling mendesak adalah masalah tenaga kerja. Kita meminta agar mengirimkan tenaga kerja yang terdidik.Tenaga kerja di Jatim yang akan dikirim terlebih dulu dibenahi dengan memberi skill melalui Balai Latihan Kerja (BLK) berstandar internasional. Standarisasi berangkat dari sini (Jatim, red), kita benahi dengan BLK berstandar internasional,” terangnya.
Jatim telah mengirimkan 250 tenaga perawat ke Australia, dan 250 tenaga perawat ke California. Pihaknya berharap tenaga perawat yang dikirim ke negara asing memiliki skill yang standar. Selain itu, pihaknya akan membangun tempat-tempat tujuan pengiriman industri perdagangan, tehadap daerah yang dapat kontinuitas (berkelanjutan, red). Ini mengingat permasalahan yang terjadi adalah hubungan perdagangan meningkat, tetapi belum dapat kontinuitas.
Dalam pengiriman tenaga kerja, pemprov memberi bantuan dana melalui APBD untuk Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI) yang digunakan perjalanan pengiriman TKI, pelatihan kerja. Tenaga kerja juga diberi fasilitas berupa peminjaman dana sekitar Rp 4 juta. “Kita bantu TKI dengan member Rp 4 juta, daripada pinjam di PJTKI,” ujarnya.
Calon Dubes RI untuk Kerajaan Kamboja, Drs Soehardjono Sastrominardjo menjelaskan, pihaknya membangun sebuah portal Departemen Luar Negeri (webside, red) yang dapat membawahi 119 perwakilan Indonesia di dunia. Namun, portal tersebut masih tahap proses pembangunan.
Dengan rampungnya pembangunan, masyarakat Indonesia dapat mengakses semua data yang berkenaan potensi di masing-masing wilayah perwakilan. “Bagi masyarakat yang inging mengakses di wilayah perwakilan bisa akses melalui www.deplu.go.id. Di situ akan bisa mengetahui potensi-potensi, seperti potensi di Jatim,” paparnya.
Maka, untuk dapat memberi informasi kepada seluruh masyarakat, pihaknya berharap kepada pimpinan daerah untuk me-connection semua informasi potensi di provinsi. Semua informasi tersebut akan dijadikan satu blok yang dinamai potensi provinsi. ”Dengan begitu, jika masyarakat Jatim ingin tahu potensi di Jatim. Tinggal klik aja disitu akan dijelaskan,” terangnya.
Calon Dubes RI untuk Negara Brunei Darussalam, Drs Handriyo Kusuma Priyo mengatakan, pihaknya menilai kerjasama dibidang tenaga kerja cukup maju. Di Negara Brunei Darussalam terdapat 42.000 TKI yang mengadu nasib yang bekerja diberbagai sektoral.
Pihaknya meminta kepada pemprov untuk dapat mengembangkan kerjasama pengiriman tenaga kerja, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan para pekerja. Namun, diharapkan juga dapat mengurangi semua permasalahan tenaga kerja, seperti halnya penganiayaan, dan pengiriman ilegal.
Calon Konsul Jenderal RI di Jeddah Arab Saudi, Zakaria Anshari mengungkapkan, pihaknya telah empat tahun bekerja di Arab Saudi. Di negara tersebut banyak terdapat produk-produk elektronik Indonesia. Dengan demikian, banyak peluang yang dapat dibuat kerjasama untuk meningkatkan perekonomian di Jatim.
Namun, pihaknya menyesalkan adanya pengiriman TKI secara ilegal ke Arab Saudi. Dengan begitu, ke depan diharapkan problematika pengiriman TKI dapat dihapus. ”Ada orang yang visa-nya umrah, tetapi digunakan untuk kerja, sehingga hal ini dapat dikatakan ilegal,” ungkapnya. (Ronny & Tia)

PEMPROV-AUSTRALIA KERJASAMA PENDIDIKAN DAN INVESTASI

BILD SURABAYA-Pada Hari Senin, 23 Nopember 2009 pukul 14:59:02 wib Perintah Provinsi Jawa Timur dan Atase Pendidikan Kedutaan Besar Australia terus meningkatkan kerjasama bidang pendidikan dan investasi. Peningkatan kerjasama dilakukan untuk tukar menukar teknologi dunia pendidikan yang saling menguntungkan dan meningkatkan taraf hidup kedua negara.
Demikian dikatakan Gubernur Jawa Timur, Dr H Soekarwo saat menerima Atase Pendidikan Kedutaan Besar Australia, Dr Shannon Smith di ruang kerja Kantor Gubernur Jawa Timur Jl Pahlawan Surabaya, Senin (23/11).
Menurut Soekarwo, kerjasama dunia pendidikan dan investasi antara Jawa Timur dengan Australia sangat layak untuk dapat ditingkatkan. Ini karena, hubungan keduanya baik bidang politik, ekonomi, maupun budaya telah berkembang dan berjalan dengan sangat baik. Khusus di Jawa Timur, peningkatan hubungan ini sangat baik dan banyak hal yang akan dapat dilakukan demi kesejahteraan masyarakat bersama.
”Hubungan kita dengan Australia sangat baik. Hubungan ekonomi kita baik dengan Australia. Maka itu, selayaknya hubungan dunia pendidikan dapat dilakukan dengan lebih erat lagi. Ini sesuai dengan keinginan masyarakat kita yang ingin selalu berkembang dan maju,” ujarnya.
Menurut Pakde sapaan Akrab Soekarwo, Selain hubungan pendidikan dan industri dagang, Jawa Timur juga dapat dijadikan sebagai tujuan investasi bagi Australia. Ini karena, secara subyektifitas menunjukkan bahwa Jawa Timur merupakan daerah yang aman, masyarakatnya menghargai adanya pluralisme, memiliki pemikiran yang terbuka, serta tidak ada diskriminasi.
Atase Pendidikan Kedutaan Besar Australia, Dr Shannon Smith mengatakan, Provinsi Jawa Timur merupakan provinsi yang terkenal di Australia. Dalam penilaian warga Australia, Provinsi Jawa Timur merupakan provinsi yang lebih baik dibanding provinsi lain di Indonesia. Ini karena, masyarakatnya menghormati perbedaan dan melaksanakan politik dengan baik.
Hal ini terbukti, hubungan kedua belah pihak terus berjalan dengan baik dan berkembang dengan baik pula. Di dunia pendidikan, Australia dan Jawa Timur telah melakukan berbagai langkah positif bagi kedua belah pihak. Salah satunya, tukar menukar pelajar, kerjasama tenaga pengajar, serta tetap terjalinnya hubungan baik antar alumni lulusan Australia dan Jawa Timur.
”Saat ini, ada seribu pemuda Jawa Timur yang sekolah di Universitas Australia. Begitupun sebaliknya, anak-anak kami banyak yang menempuh pendidikan di Jawa Timur. Ini suatu hal yang harus kita pertahankan demi kebaikan kita bersama,” ujarnya.
(Ronny & Tia)

TAHUN 2010, TUNJANGAN PROFESI PENDIDIK AKAN CAIR

BILD SURABAYA-Pada Hari Senin, 23 Nopember 2009 pukul 11:18:25 wib Tunjangan profesi pendidik (TPP) para guru di Jawa Timur pada 2010 akan cair. TPP tersebut bakal dijadikan satu dengan gaji guru tiap bulannya
Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Jatim, Drs Suwanto MSi, di Surabaya, Senin (23/11) mengatakan, kepastian tentang perubahan pola pencairan tunjangan profesi sudah disetujui Direktorat Jendral (Ditjen) Peningkatan Mutu Pendidik Tenaga Kependidikan (PMPTK) Depdiknas.
“Jadi nanti para guru tinggal melihat gaji bulanan sekaligus menerima pencairan tunjangan profesi tiap bulan bagi mereka (guru) yang sudah lulus sertifikasi,” ujarnya.
Perubahan tersebut itu, lanjut Suwanto, bisa memangkas panjangnya birokrasi aturan pencairan tunjangan profesi. Bahkan, para guru tidak perlu lagi mondar-mandir mengurusi masalah pemberkasan atau pendataan ulang penerima sertifikasi.
Ia menjelaskan, pemberian tunjangan profesi yang dibarengkan dengan pencairan gaji guru hanya berlaku bagi guru negeri saja. Sebab itu, guru swasta yang sudah lulus sertifikasi tidak bisa diberlakukan aturan itu.
“Kalau guru swasta tetap memakai aturan lama. Karena guru swasta tidak memiliki rekening gaji bulanan seperti guru negeri,” ungkapnya.
Dengan aturan baru ini, para guru tidak lagi menerima pencairan tunjangan profesi tiap tiga bulan sekali. “Silakan saja nanti memeriksa rekeningnya tiap bulan, jadi tidak sampai terlambat berbulan-bulan,” ujarnya.
Dijelaskan, tiap bulan nantinya Dispendik Jatim hanya memberikan data guru yang tidak aktif. Yakni penyerahan data guru yang sudah meninggal, alih profesi, sampai guru yang belum lengkap dalam syarat jam mengajar. (Ronny & Tia)

DISBUDPAR JATIM AKAN PERBANYAK DESA WISATA

BILD SURABAYA-Pada Hari Senin, 23 Nopember 2009 pukul 12:47:39 wib Guna meningkatkan kunjungan wisata di daerah, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Jatim pada 2010, akan memperbanyak jumlah desa wisata yang saat ini ada enam menjadi sepuluh.
”Sekarang jumlah desa wisata ada enam, tahun depan akan ada empat desa wisata baru,” kata Kadisbudpar Provinsi Jatim Bpk Drs Djoni Irianto MMT di Surabaya, Seni (23/11).
Menurutnya, Komisi D DRPD Jatim telah menyetujui rencana ini dengan syarat desa wisata harus dilengkapi perternakan, agrobis, tanaman pangan, dan pengelolahan bio energi dengan nama Safari Mapan Bener. ”Kita akan memilih daerah yang sesuai ketentuan dari komisi D,” kata Bpk Djoni.
Untuk mendapatkan empat desa yang layak dikembangkan, Disbudpar sengaja membuka forum usulan dari kalangan terkait. ”Banyak masukan, semua akan kami tampung, kemungkinan awal tahun depan empat desa akan bisa ditentukan,” tuturnya.
Lebih lanjut dikatakannya, enam Desa Wisata yang ada saat ini adalah, Desa Poncokusumo Kabupaten Malang (Agrobis), Desa Tutur Nongkojajar Kabupaten Pasuruan (agrobis), Desa Bejijong Mojokerto (kerajinan patung batu), Desa Ngadisari Kabupaten Probolinggo (Agrobis), Desa Tamanan Kabupaten Bondowoso (Arung Jeram), dan Bumiaji Kota Batu (Agrobis).
Ia menyatakan, dipilihnya keenam desa itu karena telah memenuhi kriteria persyaratan meliputi kondisi alamnya, budaya, kerajinan, serta memiliki kelembagaan. "Satu lagi kriteria menjadi desa wisata adalah masyarakatnya harus benar-benar tradisional," katanya
Menurut Bpk Djoni, selain beberapa kriteria persyaratan. Desa wisata juga harus memiliki home stay di setiap desanya. Diharapkan keberadaan home stay akan mendorong wisman mengunjungi desa wisata yang ada di Jatim. "Keberadaan home stay sangat perlu sebab hal ini pernah dikeluhkan wisman asal Prancis karena protes belum dilengkapi sarana pendukung," ujarnya.
Sebelumnya, lanjut Djoni, desa wisata di Jatim sudah ada. Namun, rata-rata desa wisata yang telah ditunjuk belum memiliki sarana dan prasarana pendukung. Sehingga, beberapa wisman kesulitan saat berkunjung maupun menginap. "Desa wisata yang bakal direalisasikan ini sebelumnya sudah ada tapi belum memiliki standar," tuturnya.
Dengan adanya desa wisata sangat diharapkan bisa mendongkrak kunjungan wisman utamanya asal Eropa berkunjung ke Jatim. Sebab, selama ini tingkat kunjungan wisman ke Jatim sebagian besar didominasi wisman asal Malaysia. "Wisman asal Eropa biasanya sangat menyukai obyek wisata alam dan hal ini berbeda halnya dengan wisman Malaysia yang lebih menyukai wisata belanja," tambahnya.
Untuk diketahui dengan adanya desa wisata maka, saat ini jumlah objek wisata di Jatim menjadi, lebih dari 757 objek terdiri dari wisata alam, budaya dan wisata minat khusus.
Sementara itu, kunjungan wisatawan mancanegara ke Jatim selama 2007 sebanyak 136.980 orang. Sedangkan 2008 sebanyak 156.726 orang ini meningkat sekitar 14,42%. Kondisi ini diikuti dengan meningkatnya perolehan devisa pada 2007 sebesar 161,60 juta US Dollar, sedangkan 2008 sebesar 183,15 juta US Dollar, atau meningkat 13,34%. Sedangkan rata-rata pengeluaran per hari/orang untuk wisatawan asing selama 2007 sebesar 120,56 US Dollar, dan pada 2008 135, 96 US Dollar atau meningkat 12,77%. (Ronny & Tia)

DEPAG TINGKATKAN KUALITAS GURU AGAMA ISLAM LALUI MGMP

BILD SURABAYA-Pada Hari Senin, 23 Nopember 2009 pukul 11:11:26 Departeman Agama (Depag) Jatim berupaya meningkatkan kualitas pengajar Agama Islam melalui Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP). Salah satu cara meningkatan kualitas yang dilakukan Depag, yakni menggelar Workshop Profesionalisme Guru Agama Islam tentang Pembelajaran Kooperatif
Kepala Bidang Madrasah dan Pendidikan Agama Islam Pada Sekolah Umum (mapenda) Depag Prov Jatim Drs Hartoyo MSi saat membuka Workshop di Kanwil Depag Jatim, Senin (23/11) mengatakan, Depag selalu memberikan fasilitas dan dukungan bagi kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan.
Dikatakannya, workshop ini merupakan kegiatan dari MGMP pendidikan Islam. Depag memberikan fasilitas MGPM untuk dapat melaksanakan program yang bertujuan meningkatkan kualitas pendididkan agama Islam. “MGMP ini baru terbentuk Januari 2009 dan Depag memberikan fasilitas supaya programnya dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.
Dijalaskannya, MGMP diberikan kebebasan untuk berinovasi dalam kegiatan belajar mengajar. Hal ini dilakukan untuk agar siswa dapat menyerap pelajaran yang diberikan oleh guru.
Ketua MGMP Jatim Drs Abd Nasor MPd mengatakan, saat ini guru dituntut menjadi orang yang profesional. Hal ini dikarenakan tuntutan guru yang harus menjadi tenaga profesional untuk mengembangkan ilmunya.
Dalam kegiatan MGMP guru agama Islam akan diajarkan berinovasi dalam kegiatan belajar mengajar. Sebagai contoh inovasinya dengan melaksanakan Contekstual Teaching Learning (CTL).
Program ini menggugah semangat siswa lebih semangat untuk berpartisipasi dalam kegiatan belajar mengajar. “Kalau dulu guru sebagai penceramah dalam mengajar, sekarang guru akan menjadi pendamping. Guru akan menjadi mitra murid dalam mengembangkan ilmunya,” ungkapnnya.
Diharapkannya, model ini murid tidak jenuh yakni dengan model pembelajaran yang semula hanya mendapat ceramah dari guru. “Guru sekarang hanya memberikan kail sedangkan yang bertugas mencari ikan adalah murid,” ujar pria asal Mojokerto mengumpamakan model pmbelajaran MGMP. Kegiatan Workshop ini diikuti 150 peserta dari 38 kabupaten/kota di Jatim. (Ronny & Tia)

Kamis, 19 November 2009

Terbang Rendah, Heli Tim SAR Nyebur di Pantai Marina Semarang






BILD SEMARANG – Pada Hari Kamis, 19 November 2009 Helikopter jenis Bolkow NBO-105 yang digunakan latihan personel Badan SAR Nasional (Basarnas) kemarin jatuh di Pantai Marina, Semarang. Namun, tak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. Awak dan penumpang heli yang berjumlah lima orang hanya mengalami luka-luka.
Heli nahas itu dipiloti Kapten Marsudi dengan Kopilot Lettu Wahyu Ardhi. Tiga penumpangnya adalah anggota tim SAR, yaitu Noer Isrodin, Mikael, dan Slamet Wijayana. Ketiganya dirawat di RSUP dr Kariadi, Semarang.
Mikael mengalami patah tulang selangkangan kiri. Tadi malam, sekitar pukul 19.00, dia dijadwalkan naik ke meja operasi. Kedua awak heli, Marsudi dan Wahyu Ardhi, hanya mengalami luka ringan.
Kecelakaan terjadi sekitar pukul 10.15 dalam latihan dasar gabungan antara SAR Kendari, Jakarta, Makassar, dan Semarang. Sebanyak 44 peserta mengikuti kegiatan pelatihan searching dan free jump dengan menggunakan heli. Sebenarnya latihan hampir selesai. Sebab, semua peserta sudah diterjunkan ke laut. Namun, tiba-tiba heli terbang terlalu rendah dan kaki-kakinya menyentuh permukaan laut sehingga tidak terkendali.
''Begitu menyentuh air, heli menghujam ke laut hingga hancur berkeping-keping,'' tutur Zulhawary, saksi mata kejadian.
Saksi mata yang lain, Andik, menuturkan bahwa sekitar pukul 09.00 latihan dimulai dengan menerjunkan peserta ke laut. Setiap penerjunan ada tiga peserta. Sekitar pukul 10.15, heli oranye itu menjemput peserta latihan dan langsung dibawa ke tengah laut. Heli itu datang dari barat. ''Saat akan menerjunkan peserta terakhir, helikopter bermanuver belok ke kanan, mengarah ke timur dengan terbang rendah. Kaki kanan heli menyentuh air dan seketika menghujam ke air hingga hancur,'' katanya.
Saksi lain, Bisri, pekerja bangunan di lokasi pantai mengatakan, suara heli saat jatuh mirip ledakan besar. Seketika pesawat hancur berkeping-keping dan lansung tenggelam ke laut. ''Saya melihat kejadian langsung, kami spontan panik. Beruntung, tak ada korban meninggal, kendati beberapa di antara korban berlumuran darah pada bagian kepala," tuturnya.
Puluhan personel tim SAR berperahu karet yang tengah mengikuti latihan di tengah laut langsung menuju ke tempat jatuhnya heli untuk memberikan pertolongan. Kelima penumpang heli berhasil dievakuasi dan dibawa ke RSUP dr Kariadi. Sementara beberapa bagian heli, seperti baling-baling, helm pilot, bangku helikopter, dan sejumlah serpihan lainnya, diamankan ke pinggir pantai untuk diselidiki.
Kepala Basarnas Semarang Slamet Riyadi mengatakan, pihaknya masih akan menyelidiki penyebab jatuhnya helikopter ini. Saat kejadian, tuturnya, heli dalam kondisi laik terbang dan cuaca bagus. ''Helikopter itu kan didatangkan dari Surabaya, pasti kondisinya layak terbang," jelas Slamet.
Slamet Riyadi menjelaskan, latihan dasar free jump wajib diikuti semua personel SAR. Tujuannya melatih kecepatan tim dalam mengevakuasi korban di laut. Rencananya, pelatihan yang dimulai sejak 6 November lalu akan berakhir 26 November mendatang. Namun, dengan adanya peristiwa itu, belum diketahui apakah pelatihan dihentikan atau dilanjutkan. ''Kami akan melakukan evaluasi dulu,'' jelasnya.
Kapolda Irjen Pol Alex Bambang Riatmojo yang meninjau lokasi kejadian mengatakan, polisi mengerahkan tim SAR dari Brimob untuk membantu proses evakuasi. Ditanya penyebab kecelakaan, Kapolda belum bisa memastikan. ''Penyebab jatuhnya helikopter masih dalam penyelidikan pihak yang berwenang,'' katanya.
Setelah Kapolda Alex Bambang, beberapa jam kemudian Wali Kota Sukawi Sutarip juga meninjau lokasi kecelakaan heli. Sukawi tiba pukul 11.30, didampingi Camat Semarang Barat Kukuh. Soal korban luka, pemkot bekerja sama dengan provinsi akan memfasilitasi kebutuhan yang diperlukan para korban.
Menurut anggota tim SAR dari Polwiltabes Semarang Iptu Justinus Prabowo, heli jatuh di koordinat 06.56.575 derajat lintang selatan dan 110.23.575 derajat bujur timur. Posisi bangkai heli di kedalaman 3,9-4 meter. Tapi, ada kemungkinan posisinya bergeser dari tempat semula karena kemarin ombak di Pantai Marina cukup deras dan angin bertiup kencang (TIM)

Rabu, 18 November 2009

MENTERI AGAMA;PENELITIAN AGAMA PENTING UNTUK KEBIJAKAN AGAMA



BILD SURABAYA-Pada Hari Selasa,17 Nopember 2009 19:24:06 wib Penelitian penting untuk menentukan kebijakan agama. Menurutnya, agama merupakan landasan untuk berbangsa dan bernegara.
Hal ini dikatakan Menteri Agama (Menag) RI Suryadarma Ali saat Rapat Koordinasi Evaluasi dan Pemantapan Program Badan Litbang dan Diklat Departemen Agama (Depag) tahun 2010, di Hotel Tunjungan Surabaya, Selasa (17/11) malam.
Dijelaskannya, penelitian harus meliputi berbagai hal tentang agama seperti, peningkatan agama, peran agama, kerukunan umat beragama. "Agama memiliki peran yang penting dalam bidang pembangunan," ujarnya.
Ada beberapa hal yang dibutuhkan dalam penelitian untuk memudahkan memerankan agama dalam kebijakan agama. Hal-hal tersebut yakni meningkatkan dialog, penguatan perundang-undangan, relevansi topik penelitian, peningkatan mutu, peningkatan mutu tenaga peneliti, kerjasama dengan lembaga lain, dan sosialisasi kepada masyarakat luas.
Selain itu, dalam penelitian diharapkan dapat meningkatkan dialog, penguatan perundang-undangan terkait, dialog lintas agama di dunia internasional. Semua itu dibutuhkan sebuah penelitia.
Ada landasan yang harus diperhatikan dalam penelitian yaitu penelitian tersebut harus relevan dengan kebutuhan masyarakat, tidak hanya riset, tapi juga implementasinya. Selain penelitian, diklat juga harus ditingkatan kuantitasnya dan mutunya juga harus diperhatikan.
Dikatakannya, pengembangan diklat dapat dilakukan di tempat kerja sehingga bisa dilakukan di kabupaten/kota. "Dengan banyak diklat, maka akan bisa mengembangkan kemampuan dan keterampilan para siswa diklat," paparnya.
Ia mengatakan, peran agama tidak cukup untuk meningkatkan pembangunan. Namun masih diperlukan peran berbagai pihak untuk dapat meningkatkan peran agama dalam pembagunan.
Pihak yang dapat membantu meningkatkan peran agama, di antaranya umat beragama dan peran lembaga sosial agama. Dengan peran pihak lain maka peningkatan pembangunan berlandaskan agama akan lebih mudah.
Rapat Koordinasi ini diikuti 98 peserta yang terdiri dari pejabat di lingkungan Litbang dan Diklat pusat dan daerah (Eselon 1 ada 1 orang,Eselon 2 ada 7 orang,Eselon 3 ada 37 orang,Eselon 4 ada 47,Eselon 5 ada 4 orang,peneliti ada 2 orang,wartawan ada 1 orang) seperti usat Penelitian dan Pegembangan Kehidupan Keagamaan, Pusat Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Agama dan Keagamaan Pusat Penelitian Pengembangan dan Lektur Keagamaan, serta sekertariat Badan Litbang dan Diklat . Acara ini berlangsung selama empat hari mulai 17- 20 November.
Turut hadir peserta dari 12 Balai Diklat seluruh Indonesia seperti, Semarang, Makasar, Medan, Padang, Palembang, Menado, Ambon, yang bertugas melayani 33 Kanwil Depag seluruh Indonesia. (Ronny & Tia)

DISNAKERTRANSDUK JATIM KEMBALI GELAR JOB MARKET FAIR

BILD SURABAYA-Pada Hari Rabu, 18 Nopember 2009 pukul 7:26:40 wib Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Kependudukan (Disnakertrasnduk) Jatim kembali menggelar Job Market Fair (JMF). Kegiatan ini akan diadakan tanggal 24 November mendatang di Balai Pemuda Jl Gubernur Suryo Surabaya.
Kepala Disnakertransduk Jatim, Ir Gentur Prihantono SP MT dalam rilisnya, Rabu (18/11) mengatakan, bulan November ini tepatnya tanggal 23-24, kembali Disnakertransduk bersama perusahaan dan Dinas Tenaga Kerja di Surabaya, Gresik dan Sidoarjo akan mengadakan Pameran Bursa Kerja.“Lebih dari 35 perusahaan di Surabaya dan Sidoarjo mengikuti even ini dengan 1.500 lowongan kerja,” katanya.
Untuk itu, kepada pencari kerja yang ingin mengikuti kegiatan tersebut, dapat menghubungi Pusat Layanan Karir Terpadu (PLKT) Disnakertransduk Prov Jatim di Jl Dukuh Menanggal 124-126 Surabaya. Selain itu, segera siapkan surat lamaran dan CV serta tanyakan jenis dan kualifikasi lowongan yang tersedia.
“Kita berharap semua, melalui berbagai program yang dilakukan oleh Disnakertransduk Prov Jatim yang bekerjasama dengan mitra kerja yang ada, upaya pemerintah untuk mengurangi pengangguran dapat dilakukan secara sinergis,” ujarnya.
Sekedar diketahui, acara yang diikuti perusahaan-perusahaan besar baik nasional maupun internasional ini, dalam proses perekrutan karyawan, diserahkan langsung pada pihak perusahaan yang bersangkutan. “Kami hanya memfasilitasi serta menyediakan lahan melalui pameran ini,” ujarnya.
Sebelumnya, Disnakertransduk Jatim juga membuka bursa kerja melalui online yakni melalui situs www.infokerja-jatim.com. Berdasarkan data online yang dikelola oleh Disnakertrans tersebut, tercatat ada 45 member perusahaan yang ada di Jatim. Sementara yang mengakses 1.200 member pencari kerja.
Pada upaya ini, Disnakertrans Jatim bekerjasama dengan tiga instasi pemerintah yaitu Disnakertrans Kota/kab, Dinas Komunikasi dan Informatika Jatim (Diskominfo), dan Unit Pelayanan Satu Atap PTSA Surabaya.
Untuk Disnakertrans Kota/kab mempunyai wewenang penerimaan tugas mencari kerja, Diskominfo Jatim untuk kemampuan pengembangan web-nya, sedangkan Unit Pelayanan Satu Atap PTSA Surabaya untuk pelayanan masyarakat.
“Sistem ini bertujuan untuk memberi pelayanan kepada masyarakat terhadap pencari kerja dengan mudah dan cepat, selain itu, masyarakat juga dapat mengakses langsung website kami yang menyiapkan bursa lowongan kerja. Di sini juga telah disiapkan format formulir bagi pencari ataupun pemberi kerja," ujarnya.
Diharapkan kepada perusahaan bisa membuat member di program bursa kerja online dan juga model fasilitas kepada dinas tenaga kerja kab/kota. Selain menyiapkan bursa lowongan kerja, website tersebut juga menyiapkan informasi tentang Balai Latihan Kerja (BLK) bagi angkatan kerja yang ingin mendapatkan keterampilan.
Dia mengharapkan dengan terlaksanakannya membuka lowongan kerja online bisa memberikan dan menambah informasi bagi masyarakat tentang bursa kerja dan info seputar lowongan pekerjaan di perusahaan yang telah bekerjasama dengan pihak Disnakertransduk Jatim. Selain itu bisa membantu mengurangi pengangguran yang ada di Jawa Timur (Ronny & Tia)

Museum Mpu Tantular Pindah ke Kabupaten Sidoarjo








BILD SURABAYA-Pada Hari Senin,16 November 2009 Pukul 10.30 wib Kepala Dinas Pariwisata & Kebudayaan (DISPARTA) Provinsi JATIM Bpk Drs Djoni Irianto MMT Meresmikan Museum Negeri Mpu Tantular Propinsi Jawa Timur Jl. Taman Mayangkara No. 6 Surabaya ke Jalan Raya Buduran, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo.
Museum Mpu Tantular ini merupakan perkembangan dari museum sejarah Stedelijk di Surabaya yang didirikan oleh Von Vaber dari Jerman, yang saat ini dia sudah menjadi warga Surabaya. Gedung ini berdiri sejak tahun 1933, dan baru diresmikan pada tanggal 25 Juli 1937 di Jalan Pemuda 33 Surabaya.
Ide dibangunnya museum oleh Von Vaber yaitu untuk mengungkapkan sejarah kota Surabaya sebagai kota kelahiran. Mempersembahkan suatu Lembaga Kebudayaan yang pada akhirnya diwujudkan dalam bentuk museum.
Usaha-usaha ini dirintis oleh Von Vaber dimulai dengan mengumpulkan data secara sistematis sebagai bahan penulisan buku "OLD SURABAYA" (Surabaya Lama). Setelah buku tersebut dapat diterbitkan, langkah berikutnya adalah penulisan buku "NEW SURABAYA" (Surabaya Baru) yang diterbitkan tahun 1933.
Demi menjaga kelangsungan hidup museum maka museum Mpu Tantular ditempatkan dibawah yayasan Pendidikan Umum. Selanjutnya timbul inisiatif untuk menyerahkan museum ini kepada Pemerintah Daerah Propinsi Jawa Timur. Peresmian dilakukan pada tanggal 1 Nopember 1974. Selanjutnya Museum Negeri Jawa Timur ini diberi nama Mpu Tantular dengan lokasi awalnya dijalan Pemuda 3 Surabaya. Karena penambahan koleksinya maka pada pertengahan bulan September - Oktober 1975 museum ini dipindahkan ke Jalan Taman Mayangkara 6 Surabaya, yang peresmiannya pada tanggal 12 Agustus 1977.
Gedung/Bangunan eks Museum Mpu Tantular Surabaya berada di Jl. Taman Mayangkara No. 6 Surabaya, mempunyai lokasi yang strategis, karena berada diantara Jalan Raya Darmo dan Jalan Diponegoro dan Lokasi ini berseberangan dengan kebun binatang Surabaya.
Bangunan eks museum ini terdiri dari dua bagian yaitu bagian depan (gedung utama) dan bagian belakang (gedung baru). Gedung utama digunakan untuk pameran tetap yang dilanjutkan di gedung baru pada lantai bawah bagian Timur. Lantai atas digunakan untuk ruang Tata Usaha dan Ruang Kepala Museum.
Pada gedung baru lantai bawah sebelah Barat digunakan untuk Laboratorium Konservasi (Preparasi) dan Ruang Pameran Temporer, sedangkan pada bagian atasnya digunakan untuk ruang Perpustakaan dan Ruang Auditorium.

SEJARAHNYA
Museum Negeri Mpu Tantular Propinsi Jawa Timur merupakan kelanjutan dari Stedelijh Historisch Museum Surabaya, yang didirikan oleh Godfried Hariowald Von Faber tahun 1933
Awalnya lembaga ini hanya memamerkan koleksinya, dalam suatu ruang kecil di Readhuis Ketabang. Atas kemurahan hati seorang janda bernama Han Tjong King, museum dipindahkan ke Jalan Tegal Sari yang memiliki bangunan lebih luas. Seiring perjalanan waktu, masyarakat pemerhati museum berinisiatif untuk memindahkan museum ke lokasi yang lebih memadai, bertempat di Jalan Pemuda No.3 Surabaya. Diresmikan pada tanggal 25 Juni 1937.
Sepeninggal Von Faber, museum dikelola oleh Yayasan Pendidikan Umum didukung Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Museum dibuka untuk umum pada tanggal 23 Mei 1972 dengan nama Museum Jawa Timur. 13 Februari 1974 museum berubah status menjadi museum negeri, yang diresmikan pada tanggal 1 November 1974 dengan nama Museum Negeri Propinsi Jawa Timur. Dengan bertambahnya koleksi, museum membutuhkan area yang lebih luas, hingga akhirnya pada tanggal 12 Agustus 1977, secara resmi museum menempati lokasi baru, di Jalan Taman Mayangkara No.6 Surabaya.
Semakin bertambahnya usia, koleksi museum semakin bertambah, demikian juga banyaknya kegiatan edukatif kultural yang di laksanakan di museum. Sehingga membutuhkan lokasi yang lebih luas,pada tanggal 14 Mei 2009 museum ini rencanya akan di pindahkan ke kota sidoarjo karena gedung museum ini sudah tidak cukup lagi untuk menyimpan barang kuno/barang purba kala,akhirnya tanggal 16 November 2009 museum kembali diresmikan menempati lahan baru di Sidoarjo, di Jalan Raya Buduran, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo.

Latar Belakang Pemberian Nama Museum Mpu Tantular
Mpu Tantular adalah seorang Pujangga Jawa Timur yang hidup dalam pertengahan abad XIV dari kerajaaan Majapahit. Yang terkenal dengan karyanya Kitab Arjuna Wiwaha dan Sutasoma. Di dalam Kitab Sutasoma inilah tercantum kata-kata Bhineka Tunggal Ika, yang sampai sekarang dipakai sebagai semboyan bangsa Indonesia. Nama Mpu Tantular sebagaimana halnya nama-nama Pujangga Kuno masa Jawa Timur pada umumnya, mengandung suatu pengertian yang tersembunyi mendukung suatu cita-cita pandangan hidup maha tinggi sesuai dengan tujuan agama/kepercayaan yang dianut pada jamannya. Dalam hal ini Tantular berarti tak tertulari, tak tergoyahkan, tak menyimpang, tak berubah, jadi tetap mengkhusukkan diri, tetap tekun pada ajaran agama untuk mencapai kehidupan abadi.
Dengan Pemberian nama tersebut diharapkan museum dapat mewarisi hakekat dan kemurniannya. (Ronny & Tia)

INFRASTRUKTUR DAN KETRANSPORTASIAN MAMPU TUMBUHKAN PEREKONOMIAN

BILD SUARABAYA-Pada Hari Senin, 16 Nopember 2009 pukul 10:46:21 Wakil Presiden (Wapres) RI Boediono menilai jika infrastruktur dan ketransportasian dapat berkembang dengan pesat, tentunya akan mampu menumbuhkan perekonomian negara.
Wapres RI, Boediono dalam sambutannya membuka acara Konferensi Internasional "EASTS" ke-8 di Hotel Shangrila Surabaya, Senin sore (16/11) mengatakan, kondisi perekonomian nasional dapat ditingkatkan dengan mengembangkan infrastruktur dan ketransportasian. “Kami yakin prediksi para pakar dengan angka pertumbuhan ekonomi tumbuh 7 persen dapat tercapai jika kita bisa mengembangkan dua hal itu," ujarnya.
Selain itu, dia menjelaskan, upaya lainnya, hal tersebut juga dapat dicapai dengan meningkatkan konektivitas transportasi antarkota dan antar pulau. Apalagi, dari total populasi nasional sekitar 60 persennya masyarakat Indonesianya bermukim di daerah kumuh dan masuk kategori miskin. "Selama ini, mereka membutuhkan akses untuk memajukan perkembangan di daerahnya, akan tetapi hal itu kurang tersentuh maksimal," katanya.
Dia mencontohkan, untuk penghubung masyarakat yang berada di kepulauan di Indonesia ini bisa menggunakan transportasi laut yang terintegrasi. "Selama ini intermoda dari angkutan laut ke udara belum terhubung dengan baik," katanya.
Lebih lanjut Boediono menuturkan, pelaksanaan konferensi yang bertepatan dengan program 100 hari Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II dapat mencari pengalaman dan solusi terbaik atas segala permasalahan transportasi nasional.
Sementara itu, Gubernur Jatim, Soekarwo, menambahkan, konferensi "EASTS" ini dapat menggairahkan iklim investasi di wilayah potensial di provinsi ini seperti kawasan pesisir Selatan dari Pacitan ke Banyuwangi.
"Kami berharap setelah acara ini para peserta 'EASTS' dapat menikmati keindahan objek wisata di Jatim seperti Pantai Plengkung, Gunung Bromo, dan Kawah Ijen," katanya.

Siapkan Blue Print
Selain meningkatkan konektifitas transportasi, Pemerintah juga akan menyiapkan blue print atau cetakan biru tentang pelayanan transportasi di Indonesia yang baik dan terpadu. Langkah ini merupakan bagian dari program kerja 100 hari program Kabinet Indonesia Bersatu II.
"Untuk program seratus hari ini, kita lebih banyak berbicara bagaimana akan menyiapkan blueprint yang baik, transportasi yang terpadu dan secara menyeluruh," ujar Menteri Perhubungan (Menhub) RI Freddy Numberi.
Dia mengatakan, dalam membuat blue print tentang 'National Transportation Indonesia' secara terpadu, pihaknya akan mengintegritasi moda transportasi. Misalnya, bus way di kota-kota besar, kereta api di pulau Jawa. Pemerintah juga akan membangun jalur kereta api menuju ke pelabuhan atau bandara.
"Kalau di kota-kota besar, kendaraan atau truk besar dilewatkan di pinggiran kota . Kita juga membangun transportasi kereta api yang baik, kalau sudah baik, bisa juga jalur kereta api hingga ke pelabuhan atau bandara," katanya.
Pada acara pembukaan konferensi dihadiri Menhub RI Freddy Numbery, Mendiknas RI M Nuh, Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur Soekarwo dan Saifullah Yusuf, Walikota dan Wakil Walikota Surabaya Bambang DH dan Arif Affandi, serta pejabat pemprov, pemkot Surabaya, unsur TNI, Polri, para pakar dan praktisi di bidang ketransportasian (Ronny & Tia)

MASYARAKAT JATIM HARUS GIAT BUDAYA MEMBACA

BILD SURABAYA-Pada Hari Kamis, 12 Nopember 2009 pukul 10:09:15 Dalam era abad ke 21, masyarakat Jatim harus giat membaca. Karena dengan banjir informasi yang dibawa oleh teknologi internet maupun buku elektronik semakin menuntut kemampuan untuk mengolah informasi tersebut agar menjadi pengetahuan dan produk-produk kreatif.
Sekertaris Daerah (Sekda), Provinsi Jatim, Dr Rasiyo, di acara pencanangan Gerakan jawa timur membaca, di Perpustakan dan Kearsipan (Baperpusarsip) Jatim, Kamis(12/11), mengatakan dengan kemampuan menambang informasi ini menuntut kompetensi dasar, yaitu kemampuan membaca. Budaya baca yang sehat dengan demikian menjadi kunci keberhasilan sebuah masyarakat untuk sejahtera dan mempertahankan jati dirinya.
Selain itu, budaya baca masyarakat Indonesia, termasuk masyarakat jawa timur, masih tertinggal.” Salah satu indicator budaya baca masyarakat yaitu jumlah judul buku yang diterbitkan setiap tahunnya”ujarnya
Budaya membaca yang belum memadai ini tentu menghambat kapasitas masyarakat Jatim untuk memanfaatkan informasi melalui jaringan teknologi informasi dan komunikasi yang kini semakin tersedia dan semakin murah
Jika menjadi masyarakat pengetahuan adalah strategi dasar yang akan kita tempuh untuk mencapai kemakmurab secara berkelanjutan, maka pilihannya adalah memperkuat sector kreatif
Ia menjelaskan strategi membangun sector kreatif ini penting karena dua sebab yaitu pertama kita akan meninggalkan sector-sektor yang ekstrakitf dan eksploitatif yang merusak ekosistem kita, kedua, sector kreatif member kesempatan kita untuk memperkuat budaya dan identitas diri masyarakat kita
“dengan mengharapkan penanda masyarakat jatim siap menjadi masyarakat unggul dan kreatif di masa yang akan dating”ujarnya
Ia menanmbahkan, dalam salah satu langkah terobosan ini adalah meyediakan dukungan pendanaan dari semua lapisan masyarakat, terutama melalui skema Corporate Sosial Responsibility (CSR) persuhaan-perusahaan yang mampu untuk penyedian sarana perustakaan bagi masyarakat.
Untuk tercapainya target Jatim membaca dan tertib arsip di Jatim, Badan Perpustakaan dan Kearsipan (Baperpusarsip) Jatim, kamis (12/11), mencanangkan program Gerakan Jawa Timur Membaca dan Tertib Arsip.
Kepala Badan Perpustakaan dan Kearsipan (Baperpusarsip) Jatim, Ir Masruri Dipl HE, di Surabaya, Kamis (12/11), mengatakan, pencanangan ini merupakan salah satu momentum berharga bagi Jatim dalam mempercepat visi dan misi Gubernur dalam tercapainya tertib arsip di Jatim hingga tahun 2014. Selain itu, pencanangan ini bertujuan untuk memberantas warga Jatim dari buta huruf dan membantu perpustakaan di daerah untuk dapat meningkatkan mutu atau kualitas.''Kita ingin dengan rentang waktu yang ada ini tertib arsip di Jatim dapat segera tercapai,'' tegasnya.
Masruri menjelaskan, saat ini yang menjadi perhatian perpustakaan Jatim adalah memberi perhatian lebih bagi instansi atau lembaga, dimana keberdaannya sangat menunjang dalam ketercapaian Jatim membaca dan tertib administrasi. ''Kita telah memberikan bantuan hibah buku kepada lima rumah sakit besar milik pemerintah di Jatim dan 10 puskesmas,'' ujarnya
Bantuan beberapa buku ini, ujar Masruri akan menjadi bekal bagi rumah sakit dan puskesmas dalam memberikan pelayanan terbaiknya kepada masyarakat. Pelayanan ini dapat digambarkan ketika pasien yang ada di rumah sakit dan pukesmas mereka membawa keluarga atau teman. ''Untuk teman yang tidak sakit mereka dapat membaca buku yang telah disediakan rumah sakit dan puskesmas. Sehingga teman yang menunggu pasien tidak bosan dikarenakan mereka membaca buku,'' tambahnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pelayanan Perpustakaan Baperpusarsip Jatim, Hasto Hendarto MM menyatakan, pencanangan ini telah berhasil menelorkan suatu Forum Baca Anak Bangsa. Forum Baca Anak Bangsa ini nantinya akan menjadi salah satu motor pengerak dalam mencapai Jatim membaca dan tertib arsip. ‘’Kita sudah melakukan kordinasi dan kerjasama dengan berbagai pihak dalam membentuk Forum Baca Anak Bangsad dan alhamdullilah jumlah anggota kita sudah mencapai 200 orang,’’yakinnya.
Hasto menyatakan, dalam pencapaiannya nanti ia bersama rekan-rekan di Forum Baca Anak Bangsa siap mengawal Jatim membaca dan tertib arsip. ‘’Pada intinya kita siap jalan, tinggal dukungan dan kepercayaan seluruh elemen masyarakat kepada Forum Baca Anak Bangsa,’’ terangnya (Ronny & Tia)

PEMPROP PERBANYAK BLK DI JATIM

BILD SURABAYA-Pada Hari Minggu, 15 Nopember 2009 pukul 09:35:10 wib Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan memperbanyak membuat pendidikan-pendidikan Balai Latihan Kerja (BLK). Dengan banyak BLK tentunya lapangan pekerjaan semakin banyak, dengan banyaknya Balai Latihan Kerja (BLK) lebih efektif menghasilkan tenaga kerja (naker) yang memiliki ketrampilan dan dibutuhkan pasar.
Gubernur Jatim Dr H Soekarwo dalam sambutan saat melepas peserta gerak jalan perjuangan Mojokerto Surabaya di alon-alon kota Mojokerto Sabtu (14/11) malam mengatakan, dengan banyak BLK yaitu mengurangi kemiskinan dan pengangguran di Jatim yang merupakan tugas baru di masa kini.
Penciptaan lapangan kerja produktif perlu didukung oleh tersedianya tenaga kerja berkualitas tinggi, yaitu tenaga kerja yang kompeten sesuai dengan kebutuhan penggunanya dan produktif. Pengembangan kompetensi tenaga kerja menjadi salah satu kunci dalam rangka meningkatkan daya saing dan produktivitas tenaga kerja.
Dengan dibangunnya BLK tadi secara otomatis bisa memberikan kontribusi kepada masyarakat luas terutama pemuda pengangguran yang sangat membutuhkan pekerjaan.
Sementara tentang gerak jalan Mojokerto Surabaya, Pakde Karwo mengatakan, indikator keberhasilan pembangunan olahraga dapat dilihat salah satunya selain dari peningkatan prestasi olahragawan, juga dapat ditinjau dari jumlah partisipasi masyarakat dalam mengikuti kegiatan olahraga.
Indikator olahraga ini dapat digunakan secara langsung untuk melihat status atau tingkat pencapaian dan perkembangan pembangunan serta pembinaan olahraga. melalui kegiatan gerak jalan ini selain dapat dijadikan sebagai media pembinaan dalam menumbuh kembangkan partisipasi masyarakat di Jawa Timur. Diharapkan dapat juga dijadikan sebagai ajang peningkatan motivasi, sejalan dengan perkembangan prestasi olahraga nasional pada umumnya yang sampai saat ini cenderung statis.
Penyampaian penghargaan setinggi-tingginya dan ucapan terima kasih kepada saudara Walikota dan Bupati Mojokerto, Bupati Sidoarjo, dan Walikota Surabaya yang telah mendukung mempersiapkan kegiatan gerak jalan ini dengan penuh tanggung jawab, dengan peserta yang mencapai 10.000 ini di jalan peserta berjalan dengan teratur, tidak usah emosi dan tidak berkelahi,
Kadispora Jatim Ali Sa’roni SH MM melaporkan Gerak jalan perjuangan Mojokerto – Surabaya tahun 2009 diselenggarakan dengan tujuan memelihara dan mengembangkan jiwa patriotisme generasi muda melalui penghayatan dan pengamalan nilai hari pahlawan 10 Nopember 2009. Peningkatan kesegaran jasmani dan ketahanan fisik serta mental para peserta, penompang terwujudnya panji-panji olahraga “memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat”.
Gerak jalan perjuangan Mojokerto-Surabaya tahun 2009 dengan tema : melalui gerak jalan perjuangan Mojokerto-Surabaya kita canangkan “budaya berolahraga untuk mewujudkan masyarakat sehat dan berjiwa patriotisme”. Kegiatan ini diharapkan mencapai empat sukses penyelenggaraan, yaitu : sukses partisipasi peserta, sukses gaung, sukses pemberdayaan perekonomian rakyat, serta sukses aman dan tertib.
Peserta terbuka secara umum untuk semua lapisan masyarakat jawa timur dan masyarakat di seluruh Indonesia.gerak jalan perjuangan ini dilaksanakan pada hari sabtu, tanggal 14 nopember 2009, start pukul 18.30 wib dari alun-alun kota Mojokerto dan finish di Tugu Pahlawan Surabaya
Jenis lomba terbagi dalam empat kategori, yaitu beregu umum, beregu TNI/Polri, perorangan putera dan perorangan puteri. Hal ini terbukti dengan jumlah peserta yang mengikuti pelaksanaan gerak jalan perjuangan tahun 2009 ini melampaui 10.000 orang, tepatnya adalah sebanyak 10.293 orang dengan rincian adalah sebagai berikut : perorangan putri 398 orang; perorangan putra 3.603 orang; beregu umum 459 regu; /beregu TNI /Polri 25 regu;
Lebih lanjut Ali menjelaskan bahwa peserta gerak jalan perjuangan Mojokerto-Surabaya tahun 2009 oleh beberapa peserta yang telah berusia lanjut namun masih semangat dan ingin berjuang menjadi pemenang, salah satu satunya yang dapat kami sebutkan adalah peserta perorangan tertua, atas nama sdr. Salis dengan nomor punggung 2595, saat ini telah berusia 84 tahun, lahir tanggal 1 januari 1926, alamat Jl. Kemangsen Utara RT. 03/RW 01 Balong Bendo – Sidoarjo;
Bagi peserta yang tidak kuat menyelesaikan hingga finish, akan diangkut dan diantar hingga finish oleh panitia dengan menggunakan truck, yang telah didukung oleh Akademi Angkatan Laut sebanyak 10 armada truck selain itu panitia juga menyediakan 30 mobil ambulance yang berada diberbagai lokasi secara tersebar, komunitas olahraga sepeda tua Indonesia ( Kosti ) Jatim juga turut mengerahkan 2000 penggemar sepeda tua dari seluruh Indonesia, yang diberangkatkan terlebih dahulu yaitu pukul 15.00 wib dari Jl. Benteng Pancasila kota Mojokerto
Kepada peserta yang memenuhi kreteria penilaian dan dinyatakan sebagai pemenang akan diberikan hadiah berupa uang pembinaan total nilai Rp 58 juta (Ronny & Tia)

Museum Loka Jaya Srana





BILD SURABAYA_Berlokasi di Morokrembangan kompleks Angkatan Laut Indonesia (Surabaya Utara), sebelah Selatan pelabuhan. Museum ini memperagakan peralatan armada laut, sebuah koleksi dari planetarium, astronavigadium, pemelitian planetarium dan peralatan perang Angkatan laut RI. (Ronny & Tia)

Senin, 16 November 2009

INFRASTRUKTUR DAN KETRANSPORTASIAN MAMPU TUMBUHKAN PEREKONOMIAN

BILD SUARABAYA-Pada Hari Senin, 16 Nopember 2009 pukul 10:46:21 Wakil Presiden (Wapres) RI Boediono menilai jika infrastruktur dan ketransportasian dapat berkembang dengan pesat, tentunya akan mampu menumbuhkan perekonomian negara.
Wapres RI, Boediono dalam sambutannya membuka acara Konferensi Internasional "EASTS" ke-8 di Hotel Shangrila Surabaya, Senin sore (16/11) mengatakan, kondisi perekonomian nasional dapat ditingkatkan dengan mengembangkan infrastruktur dan ketransportasian. “Kami yakin prediksi para pakar dengan angka pertumbuhan ekonomi tumbuh 7 persen dapat tercapai jika kita bisa mengembangkan dua hal itu," ujarnya.
Selain itu, dia menjelaskan, upaya lainnya, hal tersebut juga dapat dicapai dengan meningkatkan konektivitas transportasi antarkota dan antar pulau. Apalagi, dari total populasi nasional sekitar 60 persennya masyarakat Indonesianya bermukim di daerah kumuh dan masuk kategori miskin. "Selama ini, mereka membutuhkan akses untuk memajukan perkembangan di daerahnya, akan tetapi hal itu kurang tersentuh maksimal," katanya.
Dia mencontohkan, untuk penghubung masyarakat yang berada di kepulauan di Indonesia ini bisa menggunakan transportasi laut yang terintegrasi. "Selama ini intermoda dari angkutan laut ke udara belum terhubung dengan baik," katanya.
Lebih lanjut Boediono menuturkan, pelaksanaan konferensi yang bertepatan dengan program 100 hari Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II dapat mencari pengalaman dan solusi terbaik atas segala permasalahan transportasi nasional.
Sementara itu, Gubernur Jatim, Soekarwo, menambahkan, konferensi "EASTS" ini dapat menggairahkan iklim investasi di wilayah potensial di provinsi ini seperti kawasan pesisir Selatan dari Pacitan ke Banyuwangi.
"Kami berharap setelah acara ini para peserta 'EASTS' dapat menikmati keindahan objek wisata di Jatim seperti Pantai Plengkung, Gunung Bromo, dan Kawah Ijen," katanya.

Siapkan Blue Print
Selain meningkatkan konektifitas transportasi, Pemerintah juga akan menyiapkan blue print atau cetakan biru tentang pelayanan transportasi di Indonesia yang baik dan terpadu. Langkah ini merupakan bagian dari program kerja 100 hari program Kabinet Indonesia Bersatu II.
"Untuk program seratus hari ini, kita lebih banyak berbicara bagaimana akan menyiapkan blueprint yang baik, transportasi yang terpadu dan secara menyeluruh," ujar Menteri Perhubungan (Menhub) RI Freddy Numberi.
Dia mengatakan, dalam membuat blue print tentang 'National Transportation Indonesia' secara terpadu, pihaknya akan mengintegritasi moda transportasi. Misalnya, bus way di kota-kota besar, kereta api di pulau Jawa. Pemerintah juga akan membangun jalur kereta api menuju ke pelabuhan atau bandara.
"Kalau di kota-kota besar, kendaraan atau truk besar dilewatkan di pinggiran kota . Kita juga membangun transportasi kereta api yang baik, kalau sudah baik, bisa juga jalur kereta api hingga ke pelabuhan atau bandara," katanya.
Pada acara pembukaan konferensi dihadiri Menhub RI Freddy Numbery, Mendiknas RI M Nuh, Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur Soekarwo dan Saifullah Yusuf, Walikota dan Wakil Walikota Surabaya Bambang DH dan Arif Affandi, serta pejabat pemprov, pemkot Surabaya, unsur TNI, Polri, para pakar dan praktisi di bidang ketransportasian (Ronny & Tia)

DEP HUB TIDAK MEMPERBAIKI ARMADA TRANSPORTASI MALAH MENGHAMBUR-HAMBURKAN UANG RAKYAT INDONESIA






BILD-SURABAYA-Pada Hari Senin 16 November 2009 pukul 10 wib Departemen Perhubungan (DEP HUB) RI berkerja sama dengan Dinas Paerhubungan (DISHUB) JATIM menggadakan acara Konferensi Internasional "EASTS" ke-8 di hotel sangrila Surabaya.
Wartawan BILD Surabaya sdr ronny kecewa dengan panitia pelaksanaan acara. Karena panita pelaksana diskriminasi terhadap wartawan dari media cetak mingguan
Padahal acara tersebut penting sekali untuk di publikasikan karena membahas tentang keselamatan para penumpang transportasi umum.
DEP HUB tidak peduli pada keselamatan para penumpang transportasi umum,seakan-akan masyarakat RI untuk tumpal bagi keuntungan pribadi semata terbukti 89 % transportasi (pesawat terbang,kapal laut,kapal ferry,kereta api,bis) di Indonesia tidak layak beroperasi/tidak bisa di pakai tapi tetap dipaksakan untuk beroperasi untuk mendapatkan kentungan semata walaupun armada itu rusak/terjadi kecelakaan. Setiap ada kecelakaan DEPHUB hanya bisa menjawab itu adalah kesalahan teknis saja & akibat cuaca buruk.
Pejabat & Staaf di DEP HUB RI dan DIS HUB seluruh Indonesia suka membuat acara yang wah mewah di hotel-hotel berbintang walaupun armada transportasi umum di Indonesia sanggat buruk/tidak layak di operasikan serta tidak ada hasilnya. Yang penting Pejabat & Staff DEP HUB RI & DISHUB seluruh Indonesia senang,kencang dan bisa tidur di hotel berbintang
Pantas aja TIM keselamatan Transportasi Dunia & UE menilai transportasi umum milik indonesia sanggat buruk,kumu,bau,sudah tua dan tidak terarawat,hingga banyak transportasi umum milik Indonesia terjadi kecelakaan. Sampai TIM keselamatan transportasi UE melarang pesawat terbang milik Indonesia untuk terbang di udara EROPA & melarang warga eropa untuk tidak menggunakan pesawat terbang milik Indonesia sebagai transportasinya.
Wartawan BILD Surabaya Sdr Ronny mendenggar dari teman wartwan kalau panitia pelaksaan acara ini menjanjikan para wartawan dari media eloktronik & media cetak harian untuk besok siang menggambil vi liputan/uang. (Ronny/Bersambung)

Minggu, 15 November 2009

PONSEL NEXIAN TYPE NX-G900 DI SERBU MASYARAKAT KOTA JATIM



BILD SURABAYA-Pada Hari Sabtu 14 November pukul 10:59:02 wib Pimpinan NEXIAN Bpk Budi menjelaskan kepada Wartwan BILD Surabaya Bahwa warga sudah datang di tunjungan plaza 3 lantai 5 sejak pagi hari pukul 5 wib sekarang di pekirakan 750 orang yang sudah antri untuk mendapatkan ponsel NEXIAN TYPE NX-G900 & kartu perda AS dengan harga Rp 599.999,- hanya berlaku hari ini saja & Kami menyediakan 3000 set NEXIAN TYPE NX-G900
Hari ini juga dilakukan di 7 kota besar di Indonesia serta Kami akan selalu memberikan memberikan ponsel terbaru & tercagih bagi pelangan kami,ujarnya. (Ronny & Tia)

SMART TELCOM










SMART TELCOM AKAN SELALU MEMBERIKAN TERBAIK BAGI PELANGGAN

Jumat, 13 November 2009

WAGUB MINTA PERSAGI DAPAT MENCEGAH GIZI BURUK DI JATIM

BILD SURABAYA-Pada Hari Kamis, 12 Nopember 2009 pukul 10:07:25 wib Wakil Gubernur Jawa Timur Drs Saifullah Wusuf mengharapkan kepada Persatuan Ahli Gizi Indonesia (PERSAGI), untuk mencegah gizi buruk di Jatim dengan menambah ahli gizi yang ada di Jatim adalah 1600 orang ahli gizi yang uji kompentensi
“Dengan perlunya konsolidasi organisasi Profesi Gizi yang ada di Indonesia maupun Jatim untuk berperan utama dalam mencegah/memecahkan masalah gizi buruk yang berbasis iptek gizi” ujarnya di acara kongres nasional ke IV PERSAGI dan temu ilmiah, di Gramedia Expo Center Surabaya, Jl Basuki Rahmat, Kamis(12/11).
Ia menjelaskan, dengan jumlah penduduk Jawa Timur yang mencapai 37 juta jiwa baru memiliki 1600 ahli gizi. Dari 1600 itu, ahli gizi yang memiliki sertifikasi mencapai 450 orang.
“Bentuk komitmen kita adalah mendorong setiap desa memiliki Pos Kesehatan Desa (Poskesdes) dan ditambah dengan perawat plus bidan. Mereka bisa diajari soal gizi. Dengan demikian, bisa membantu kekurangan ahli gizi yang ada di Jawa Timur,”ujarnya.
Selain Itu, Gus Ipul meminta pemerintah setempat bisa memberikan penyuluhan pada ibu-ibu rumah tangga tentang pentingnya gizi yang baik. Dengan demikian, setiap ibu rumah tangga bisa menyiapkan makanan sehat dan cukup gizi bagi keluarganya.
“Tidak cukup dengan itu, secara cultural juga akan dibenahi. Pasalnya, orang yang kaya sekalipun ternyata juga punya masalah terhadap kecukupan gizi dan mereka tidak mengerti gizi yang baik,”ungkapnya.
Ia menambahkan dari segi dana, Pemprov Jawa Timur tahun ini menganggarkan sebesar Rp 6 milyar. Anggaran ini naik dua kali lipat dibanding tahun lalu yang hanya Rp 3 milyar untuk peningkatan gizi masyarakat Jawa Timur
Karena itu, untuk meningkatkan kesehatan rakyat melalui perbaikan gizi dalam bidang gizi masyarakat, dietetik, gizi institusi dan gizi pangan kepada anak-anak dengan menyiapkan makan seperti sayur, daging. Selain itu, meyiapkan ruang bagi ibu-ibu untuk kunci utama yang mana dengan pemahaman gizi yang ada dirumah untuk pola makan yang bergizi
Ketua Umum Persatuan Ahli Gizi Indonesia (PERSAGI) pusat, Dr Drs Arum Atmawikarta MPH, mengatakan dengan hal ini merupakan tantangan besar bagi PERSAGI yang memiliki kekuatan sekita 15.000anggota yang tersebar di seluruh Indonesia dan menempati berbagai posisi di pemerintahan maupun swasta. Penempatan para ahli gizi ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi daerah untuk aktif dalam upaya perbaikan gizi masyarakat
Ia menambahkan, dengan banyaknya gizi buruk bisa berdampak pada peningkatan kualitas sumberdaya manusia dan daya saing bangsa. Saat ini, kualitas sumberdaya manusia Indonesia masih rendah (Ronny & Tia)

MASYARAKAT JATIM HARUS GIAT BUDAYA MEMBACA

BILD SURABAYA-Pada Hari Kamis, 12 Nopember 2009 pukul 10:09:15 Dalam era abad ke 21, masyarakat Jatim harus giat membaca. Karena dengan banjir informasi yang dibawa oleh teknologi internet maupun buku elektronik semakin menuntut kemampuan untuk mengolah informasi tersebut agar menjadi pengetahuan dan produk-produk kreatif.
Sekertaris Daerah (Sekda), Provinsi Jatim, Dr Rasiyo, di acara pencanangan Gerakan jawa timur membaca, di Perpustakan dan Kearsipan (Baperpusarsip) Jatim, Kamis(12/11), mengatakan dengan kemampuan menambang informasi ini menuntut kompetensi dasar, yaitu kemampuan membaca. Budaya baca yang sehat dengan demikian menjadi kunci keberhasilan sebuah masyarakat untuk sejahtera dan mempertahankan jati dirinya.
Selain itu, budaya baca masyarakat Indonesia, termasuk masyarakat jawa timur, masih tertinggal.” Salah satu indicator budaya baca masyarakat yaitu jumlah judul buku yang diterbitkan setiap tahunnya”ujarnya
Budaya membaca yang belum memadai ini tentu menghambat kapasitas masyarakat Jatim untuk memanfaatkan informasi melalui jaringan teknologi informasi dan komunikasi yang kini semakin tersedia dan semakin murah
Jika menjadi masyarakat pengetahuan adalah strategi dasar yang akan kita tempuh untuk mencapai kemakmurab secara berkelanjutan, maka pilihannya adalah memperkuat sector kreatif
Ia menjelaskan strategi membangun sector kreatif ini penting karena dua sebab yaitu pertama kita akan meninggalkan sector-sektor yang ekstrakitf dan eksploitatif yang merusak ekosistem kita, kedua, sector kreatif member kesempatan kita untuk memperkuat budaya dan identitas diri masyarakat kita
“dengan mengharapkan penanda masyarakat jatim siap menjadi masyarakat unggul dan kreatif di masa yang akan dating”ujarnya
Ia menanmbahkan, dalam salah satu langkah terobosan ini adalah meyediakan dukungan pendanaan dari semua lapisan masyarakat, terutama melalui skema Corporate Sosial Responsibility (CSR) persuhaan-perusahaan yang mampu untuk penyedian sarana perustakaan bagi masyarakat.
Untuk tercapainya target Jatim membaca dan tertib arsip di Jatim, Badan Perpustakaan dan Kearsipan (Baperpusarsip) Jatim, kamis (12/11), mencanangkan program Gerakan Jawa Timur Membaca dan Tertib Arsip.
Kepala Badan Perpustakaan dan Kearsipan (Baperpusarsip) Jatim, Ir Masruri Dipl HE, di Surabaya, Kamis (12/11), mengatakan, pencanangan ini merupakan salah satu momentum berharga bagi Jatim dalam mempercepat visi dan misi Gubernur dalam tercapainya tertib arsip di Jatim hingga tahun 2014. Selain itu, pencanangan ini bertujuan untuk memberantas warga Jatim dari buta huruf dan membantu perpustakaan di daerah untuk dapat meningkatkan mutu atau kualitas.''Kita ingin dengan rentang waktu yang ada ini tertib arsip di Jatim dapat segera tercapai,'' tegasnya.
Masruri menjelaskan, saat ini yang menjadi perhatian perpustakaan Jatim adalah memberi perhatian lebih bagi instansi atau lembaga, dimana keberdaannya sangat menunjang dalam ketercapaian Jatim membaca dan tertib administrasi. ''Kita telah memberikan bantuan hibah buku kepada lima rumah sakit besar milik pemerintah di Jatim dan 10 puskesmas,'' ujarnya
Bantuan beberapa buku ini, ujar Masruri akan menjadi bekal bagi rumah sakit dan puskesmas dalam memberikan pelayanan terbaiknya kepada masyarakat. Pelayanan ini dapat digambarkan ketika pasien yang ada di rumah sakit dan pukesmas mereka membawa keluarga atau teman. ''Untuk teman yang tidak sakit mereka dapat membaca buku yang telah disediakan rumah sakit dan puskesmas. Sehingga teman yang menunggu pasien tidak bosan dikarenakan mereka membaca buku,'' tambahnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pelayanan Perpustakaan Baperpusarsip Jatim, Hasto Hendarto MM menyatakan, pencanangan ini telah berhasil menelorkan suatu Forum Baca Anak Bangsa. Forum Baca Anak Bangsa ini nantinya akan menjadi salah satu motor pengerak dalam mencapai Jatim membaca dan tertib arsip. ‘’Kita sudah melakukan kordinasi dan kerjasama dengan berbagai pihak dalam membentuk Forum Baca Anak Bangsad dan alhamdullilah jumlah anggota kita sudah mencapai 200 orang,’’yakinnya.
Hasto menyatakan, dalam pencapaiannya nanti ia bersama rekan-rekan di Forum Baca Anak Bangsa siap mengawal Jatim membaca dan tertib arsip. ‘’Pada intinya kita siap jalan, tinggal dukungan dan kepercayaan seluruh elemen masyarakat kepada Forum Baca Anak Bangsa,’’ terangnya (Ronny & Tia)

Kamis, 12 November 2009

PELAYANAN KESEHATAN GRATIS DILAKUKAN TIGA TAHAP

BILD SURABAYA-Pada Hari Kamis,12 Nopember 2009 pukul 10:11:00 wib Raencana Pemprov Jatim untuk menerapkan program kesehatan gratis di tingkat puskesmas se-Jatim akhirnya terealisasi. Adapun program pelayanan kesehatan (yankes) yang dijamin pemerintah secara gratis adalah di tingkat puskesmas dan RS kelas III bagi penduduk miskin di Jatim ini dilakukan dengan tiga tahap.
Kepala Dinas Kesehatan Jatim, Dr Pawik Supriadi di kantornya usai upacara Hari Kesehatan Nasional, Kamis (12/11) menjelaskan, pemberlakuan tiga tahap ini merupakan upaya uji coba sebelum diberlakukan secara glabal di seluruh Jatim.
Ia menuturkan, pada tahap pertama yang dilakukan tahun ini mulai Juli-Desember telah dilaksanakan di dua daerah yaitu Gresik dan Kota Kediri. Pada tahap kedua yang ditargetkan September-Desember juga tengah dilaksanakan laksanakan di delapan daerah, yaitu Kota Batu, Kota Malang, Kota Mojokerto, Kota Madiun, Mojokerto, Nganjuk, Madiun, dan Magetan.
Sedangkan pada tahap tahap ketiga Tahun 2010, lanjut Pawik, gubernur telah menargetkan akan mulai direalisasikan di 38 kab/kota di Jatim. “Jika pada tahap pertama dan kedua hanya di beberapa daerah, itu karena masih melihat skala prioritas penerapan bagi daerah yang benar-benar membutuhkan. Namun, secara merata akan duimulai tahun depan,” tegasnya.
Mengenai dana yankes di Jatim, sejak diberlakukan pada tahap pertama di dua daerah, pemprov telah menggelontorkan dana sebesar Rp 8.380.766.538. Memasuki tahap kedua yang diterapkan di delapan daerah, anggaran yang telah diturunkan mencapai Rp 7.330.988.345. Untuk pengeluaran dana pada 2010 mendatang, pemprov telah menganggarkan dana sebesar 170.590.297.975 yang didapatkan dari APBD murni sebesar Rp 120.000.000.000 dan dana PAPBD sebesar Rp 50.590.297.975.
“Pada dasarnya kebutuhan dana pada 2010 mendatang mencapai Rp 341.180.595.950. Karena sitemnya sharing dana dengan pemkab/kota di daerah masing-masing, maka akan ditanggung fifty-fifty (50:50), sehingga Rp 170 miliar lebih sisanya menjadi tanggung jawab pemkab/kota,” ungkapnya.
Mengenai sasaran yankes yang dijamin di Puskesmas dan jaringannya, lanjut Pawik, termasuk di kelas III Rumah Sakit Pemerintah hanya diperkenankan bagi masyarakat miskin (maskin) non kuota atau yang tidak terdata dalam program Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) yang digagas pemerintah pusat. Sedangkan bagi masyarakat non miskin hanya akan diberikan keringanan bebas biaya retribusi di Puskesmas.
Menurutnya, penekanan pada yankes gratis ini lebih berorientasi kepada pasien maskin bukan pada jenis penyakitnya. Sementara itu, untuk yankes yang tidak dijamin oleh Jamkesmas sesuai Manlak No 316/Menkes/V/ 2009, antara lain pelayanan yang tidak sesuai prosedur dan ketentuan, bahan atau alat dan tindakan yg bertujuan untuk komestika, general check up, prothesis gigi tiruan, dan pengobatan alternatif termasuk akupunktur atau pengobatan tradisional yang belum terbukti secara ilmiah.
Selain itu, untuk rangkaian pemeriksaan pengobatan dan tindakan dalam upaya mendapat keturunan termasuk bayi tabung dan pengobatan impotensi, yankes pada masa tanggap darurat bencana alam, dan yankes yang diberikan pada kegiatan bakti sosial juga tidak dijamin pemerintah. (Ronny & Tia)

DINKES TARGET OPTIMALKAN PERAN PUSKESMAS PADA 2010

BILD SURABAYA-Pada Hari Kamis, 12 Nopember 2009 pukul 10:09:43 wib Upaya memberi pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat, Dinas Kesehatan (Dinkes) Jatim kini terus melakukan upaya optimalisasi peran Puskesmas pada 2010 mendatang, dalam bentuk program dirancang sesuai RPJMD yang ditargetkan Gubernur Jatim Dr H Soekarwo.
Kepala Dinas Kesehatan Jatim, Dr Pawik Supriadi di kantornya usai upacara Hari Kesehatan Nasional, Kamis (12/11) menjelaskan, pada implementasinya, pihaknya telah merancang tiga program peningkatan fungsi Puskesmas. Misalnya, peningkatan pelayanan Puskesmas rawat jalan menjadi Puskesmas rawat inap, meningkatkan pelayanan Puskesmas rawat inap menjadi Puskesmas rawat inap PLUS (Pemberi Layanan Unggulan Spesialis), dan meningkatkan Pelayanan Pustu menjadi Pustu yang mampu menangani gawat darurat dan observasi.
Ia menuturkan, target pelaksanaan akan dimulai pada 2010 hingga 2014, di mana tiap tahun akan ada penambahan secara kuantitatif. Seperti target untuk Puskesmas rawat inap PLUS pada 2010 yakni sebanyak 10 unit, pada 2011 sekitar 15 unit, dan pada 2012-2014 pertahunnya ada penambahan 21 unit sehingga target total sebanyak 88 unit.
Sedangkan untuk Puskesmas rawat inap standar, pada 2010 sebanyak 10 unit, 2011 20 unit, 2012 30 unit, 2013 40 unit, dan 2014 50 unit, sehingga total mencapai 150 unit. Sementara untuk Pustu yang mampu menangani gawat darurat dan observasi pada 2010 ditargetkan sebanyak 25 unit, 2011 35 unit, 2012 40 unit, 2013 45 unit, dan 2014 50 unit, sehingga target total sebanyak 200 unit.
Mengenai pembiayaan, pada 2010 mendatang, pihaknya telah menganggarkan dana paket alat untuk rawat inap PLUS di delapan Puskesmas dengan dana tiap Puskesmas mendapatkan Rp 230 juta, paket alat untuk rawat inap di 10 Puskesmas masing-masing Rp 100 juta, dan paket alat untuk Pustu di 25 Pustu masing-masing Rp 60 juta. Untuk peningkatan kompetensi SDM termasuk gawat darurat, keperawatan, dan manajemen telah dianggarkan sebesar Rp 1.355.200.000, serta pembinaan dan pemantauan sebesar Rp 309.800.000.
Sedangkan untuk anggaran SDM, ruangan, operasional, dan peralatan sesuai standar akan diserahkan pada pihak pemkab/kota masing-masing. Namun, secara keseluruhan anggaran 2010 yang disiapkan untuk Puskesmas dan Pustu dari Pemprov Jatim kurang lebih sekitar Rp 6 miliar.
Namun, untuk dapat merealisasikan, ia mengatakan, pihak pemkab/kota dengan pemprov harus dapat bersinergi memberikan dukungan. Misalnya, melalui SK dari bupati/walikota, persiapan dana operasional, melengkapi sarana dan prasarana, serta menetapkan dengan regulasi atau payung hukum yang jelas, agar pelaksanaan dapat berjalan dengan tepat dan baik. (Ronny & Tia)

Peringatan Hari Kesehatan Nasional SEKDA;TINGKATKAN KUALITAS DAN DERAJAT KESEHATAN MASYARAKAT

BILD SURABAYA-Pada Hari Kamis, 12 Nopember 2009 pukul 12:07:07 wib Memperingati ke 45 Hari Kesehatan Nasional (HKN) tahun 2009, Sekretaris Daerah Jatim, Dr Rasiyo mengimbau pada seluruh instansi kesehatan agar dapat memperbaiki kinerja dalam meningkatkan kualitas lingkungan dan derajat kesehatan masyarakat. Ini ditegaskan olehnya ketika menyampaikan sambutan dalam peringatan HKN di halaman Dinas Kesehatan Jatim, Kamis (12/11).
Ia menuturkan, peningkatan derajat kesehatan masyarakat, khususnya di Jatim kini menjadi prioritas utama. Adapun program-program terkait kesehatan menjadi fokus pemprov yang implementasinya lebih ditekankan pada kepentingan mayarakat miskin. Misalnya, melalui pelayanan kesehatan gratis, hingga perbaikan fasilitas kesehatan.
Menurutnya, upaya tersebut tentunya turut memberikan sumbangsih atas keberhasilan empat sasaran RPJMN 2004-2009 terkait bidang kesehatan. Pertama, yakni peningkatan usia harapan hidup (UHH) dari 66,2 per tahun menjadi 70,6 per tahun dan kedua, yaitu menurunkan angka kematian bayi dari 35 menjadi 26 per 100.000 kelahiran hidup.
Ketiga adalah menurunkan angka kematian ibu melahirkan dari 307 menjadi 206 per 100.000 kelahiran hidup, serta menurunkan pre elevansi gizi kurang pada anak balita dari 25,8 persen menjadi 20 persen. Dari keempat sasaran yang menjadi target RPJMN pun kini telah diaplikasikan dengan baik di Jatim.
Sementara itu, masalah lingkungan yang menjadi tantangan terbesar di bidang kesehatan seperti terbatasnya ketersediaan air, rendahnya akses sanitasi, tingginya polusi udara akibat kebakaran hutan dan kendaraan, serta ditunjang oleh rendahnya perilaku hidup bersih.
Dari hasil riset kesehatan dasar pada 2007, diketahui bahwa rumah tangga yang tidak menggunakan fasilitas buang air besar sebanyak 24,8 persen dan yang tidak memiliki saluran pembunagn air limbah sebanyak 32,5 persen. Sedangkan target peningkatan lingkungan sehat, lanjut Rasiyo, yakni rumah tangga yang memiliki akses air bersih 57,7 persen dan akses sanitasi yang baik sebesar 63,3 persen.
Untuk itu, dalam rangka peringatan HKN tahun ini, ia meminta semua pihak dapat berupaya secara terus menerus untuk melakukan peningkatan dan perbaikan dalam emnciptakan lingkungan sehat. Perlu diketahui, target dari Departemen Kesehatan RI pada Januari mendatang harus mencapai sarana air minum sebanyak 1.379 lokasi dan peningkatan sanitasi di 61 lokasi.
Sedangkan untuk indikator kinerja pada 2014 bidang kesehatan lingkungan yaitu tercapainya program air bersih yang mampu menjangkau 67 persen dan peningkatan sanitasi dasar berkualitas untuk 75 persen penduduk. Dengan itu, diharapkannya penyakit dari dampak lingkungan tidak sehat, seperti ISPA, DBD, dan flu burung diharapkan dapat menurun. (Ronny & Tia)

Selasa, 10 November 2009

Pemerintah Jerman Preingati Gabungnya Jerman Barat dan Jerman Timur



BILD BERLIN – Pada Hari Selasa, 10 November 2009 Simbolisasi robohnya Tembok Berlin 20 tahun lalu melalui peruntuhan seribu domino raksasa kemarin (9/11) meninggalkan kenangan tersendiri bagi Presiden Prancis Nicolas Sarkozy. Pada 1989 itu, dia termasuk yang ikut mencuil pecahan tembok bersejarah tersebut. Dan, foto yang memperlihatkan aktivitasnya tepat pada malam robohnya tembok yang memisahkan Jerman Barat dan Jerman Timur dua dekade silam itu dipamerkan suami Carla Bruni tersebut lewat Facebook kemarin.
"Malam (dirobohkannya tembok, Red) tersebut berlanjut dengan antusiasme. Reuni rakyat Jerman (Barat dan Timur) menandakan berakhirnya perang dingin dan dimulainya periode kebebasan besar di Eropa," tulis Sarkozy dalam posting-nya seperti dikutip Daily Mail.
Tepat di bawah foto tersebut tertulis suvenir dari Tembok Berlin tertanggal 9 November 1989. Saat itu Sarkozy berusia 34 tahun. Jabatan politiknya adalah salah seorang petinggi di Rassemblement pour la France (RPR), partai konservatif Prancis.
Sementara itu, Kanselir Jerman Angela Merkel menegaskan bahwa Jerman masih terbelah meski Tembok Berlin telah lama runtuh. Gap antara bekas Jerman Barat dan Jerman Timur, terutama dalam hal kesejahteraan dan kelengkapan prasarana, masih tampak. Padahal, selama dua dekade reunifikasi Jerman, berdasar laporan yang dilansir The Halle, setidaknya dana 1,3 triliun euro (sekitar Rp 18,3 triliun) telah digelontorkan dari wilayah bekas Jerman Barat ke Jerman Timur untuk kepentingan pembangunan.
"Kesatuan Jerman masih belum lengkap. Kita harus mengatasi masalah (kesenjangan) ini untuk bisa mencapai keseimbangan antara barat dan timur," ungkap Merkel kepada stasiun televisi ARD seperti dikutip AFP kemarin. (Deutsche TV)

Demo Nasabah Century Bank Diwarnai Pembakaran Dupa




Surabaya - Senin, 23 Febuary 2009 12:02 WIB 100-an orang kembali mendatangi Century Bank cabang Kertajaya. Mereka adalah para nasabah yang menuntut pihak managemant mengembalikan uangnya.
Nasabah bank yang rata-rata ibu rumah tangga ini membakar dupa dan membuat tempat sembayangan untuk pemilik dan pengambil alih Century Bank yakni, Robert Tantular dan Mariono.
Selain berorasi, mereka membawa spanduk berisi tuntutan agar Century Bank segera mengembalikan uang nasabahnya. Diantaranya: "Bank Century Pembohong Pemakan Uang Nasabah","DPR Memerintahkan Agar Segera Bayar dan Bank Century Penipu" dan lain-lain.
"Bapak mana uang saya, saya terus dikejar anak buah saya yang belum saya bayar," teriak salah satu nasabah, Sri Gayatri di depan halaman Century Bank cabang Kertajaya, Senin (23/2/2009).
Hingga pukul 12.00 WIB, para pendemo masih melakukan aksi sembayang dan membakar dupa. Sementara aksi tersebut hanya dijaga dua orang kepolisian. (Ronny & Tia)

Gayatri Demo Century Lagi, Kali Ini Bawa 'Mummi'




BILD Surabaya – Pada Hari Senin, 19 October 2009 pukul 10:31 WIB Nasabah Bank Century kembali berunjuk rasa. Kali ini Gayatri Cs menggelar aksi di depan Bank Century cabang Kertajaya. Dalam aksi ini, salah satu peserta demo membungkus tubuhnya dengan koran bak mummi.
Dalam aksi yang melibatkan puluhan orang ini, Gayatri menuntut agar uang nasabah segera dibayarkan. Massa juga menuntut pemerintah agar bersikap lebih afair dan adil atas kasus uang nasabah yang belum dibayarkan.
"Pemerintah jangan tinggal diam saja terhadap uang kami yang masih belum dibayarkan," teriak Gayatri yang membalut tubuhnya dengan baju warna hitam, Senin (19/10/2009).
Gayatri mengaku meski berubah menjadi Bank Mutiara, tanggung jawab uang nasabah harus ditanggung oleh bank tersebut. "Sekalipun berubah menjadi Bank Mutiara, manajemen bank ini masih tetap sama dan tanggung jawab kepada nasabahnya juga sama. Tidak ada alasan untuk melepas hak nasabah," tambahnya.
Pengusaha tembakau itu juga menyindir Bank Mutiara sebagai kepanjangan dari "Modal Tipu-tipu Rakyat". Aksi Gayatri ini dikawal oleh puluhan petugas kepolisian dari Polres Surabaya Timur dan Gubeng. Arus lalu lintas terlihat padat. Massa juga membawa spanduk dan poster yang berisi hujatan.
Diantaranya: "Robert Tantular dan Lila Gondokusuma Maling Perusak Ekonomi Indonesia","Bapak Presiden Tolong Bayar Keluhan Kami". (Ronny & Tia)

Ancam Sita Rumah Lila Jika Uang Nasabah Century Tak Dikembalikan



Puluhan nasabah Bank Century bersama massa Pemuda Pancasila (PP), Rabu (14/10), kembali berunjuk rasa. Selain mendatangi rumah pribadi Direktur Pemasaran Korwil V (Surabaya dan Bali) Bank Century, Lila Komaladewi Gondokusumo, di Jalan Kusuma Bangsa nomor 27, mereka juga menggeruduk kantor Bank Century Jl Kertajaya yang kini berganti nama menjadi Bank Mutiara.
Nasabah mengancam akan menyita rumah Lila, jika wanita yang kini terdakwa penipuan dan penggelapan dana nasabah Rp 400 miliar itu tak bertanggung jawab. Nasabah tetap meminta agar uang mereka dikembalikan. “Kalau Lila tidak bertanggung jawab, kita akan sita dan rampas rumah Lila beserta seluruh isinya. Ini benar-benar akan kita lakukan. Kita minta Lila bertanggungjawab dengan nasib dan dana kami,” ungkap Tiyok, salah seorang nasabah.
Sri Gayatari yang tampil nyentrik saat demo juga menyatakan hal sama. “Kita tidak main-main ini. Sudah berulangkali kami minta kepada polisi serta kepada pengadilan untuk melakukan penyitaan terhadap rumah dan aset-aset milik Lila Gondokusumo. Dan kami akan melakukan itu,” teriak Gayatri.
Selama demo, Gayatri terlihat paling aktif. Bahkan, menggelar aksi teatrikal dengan mengenakan topeng berwajah buruk. “Bajingan kamu ya. Lila keluar. Temui kita semua, jangan sembunyi. Ayo keluar kamu,” teriak Gayatri, sambil mendobrak pagar rumah Lila. Namun, rumah itu terlihat kosong, karena saat ini Lila masih mendekam di Rutan Kelas I Medaeng.
Melihat massa aksi yang mulai memanas, Taufik Monyong dari PP mengingatkan bahwa aksi merak bukanlah aksi anarkis. “Gak usah anarkis. Kita nanti diamankan polisi. Biar saja kalau Lila tidak mau menemui kita, itu artinya dia memang penjahat dan takut dengan kedatangan kita,” ujar Taufik melalui pengeras suara, dan massa pun mundur.

Akan Terus Demo
Usai demo, Gayatri yang ditemui Surabaya Pagi membeberkan mengapa dirinya mati-matian menuntut Lila. Wanita yang mengaku dirugikan Rp 69 miliar itu menganggap pemerintah tidak peduli dengan jeritan dan keluhan nasabah Bank Century.
Karena itu, dirinya dan nasabah lainnya akan tetap melakukan segala upaya agar uangnya bisa kembali lagi. Upaya tersebut diantaranya dengan melakukan demo secara terus-menerus. “Kita sudah tidak lagi percaya sama pemerintah. Percuma kita surati dan teriak-teriak akan nasib kita, tapi pemerintah tetap saja tuli,” ungkap Gayatri dengan gaya bicara meledak-ledak.
Gayatri menyayangkan sikap pemerintah itu, terlebih lagi pemilik saham Bank Century yang dari Inggris, Hesham Al Warraq, sudah memberikan pernyataan pada pemerintah Indonesia bahwa akan mengembalikan semua uang nasabah, asalkan status DPO yang melekat pada dirinya dihapus. “ Dengan pernyataan bahwa mau mengembalikan uang tersebut bahwa memang benar bahwa uang kita digelapkan oleh mereka, kenapa pemerintah tidak tanggap dengan semua itu,” ujarnya antusias.
Terhadap tuntutan 3,5 tahun yang diajukan JPU terhadap Lila Gondokusumo, Gayatri menimpali bahwa hal itu menandakan hukum sama sekali tidak berpihak pada masyarakat yang dirugikan. “Kita semua tidak mengetahui bahwa uang kita diinvestasikan ke Antaboga, jadi apa namanya? Uang kita digelapkan, tapi yang menggelapkan uang kita kenapa hanya dituntut Cuma segitu (3,5 tahun),” ujar Gayatri.

Gayatri bersikukuh akan melakukan demo untuk memperjuangkan haknya. Sebab, Gayartri menyadari meskipun Lila dan kawan-kawan dinyatakan bersalah secara hukum namun semua itu tidak menjamin bisa mengembalikan uang para nasabah.
“Kita akan tetap melakukan demo, sampai kapanpun. Kalau uang kita tidak dikembalikan, kita akan terus berjuang sampai uang kita kembali. Tidak perduli untuk waktu beberapa waktu ke depan,” tutur dia.

Merasa Tertekan
Terpisah, Slamet Yuwono, penasihat hukum Lila berencana mengajukan kembali pengalihan atau penangguhan penahanan kliennya. Rencananya pengajuan tersebut merupakan upaya ketiga kalinya setelah permohonan sebelumnya tidak digubris majelis hakim yang diketuai Nyoman Gede Wirya. ”Kami mungkin akan mengingatkan hakim bahwa kami pernah ajukan permohonan,” kata Slamet Yuwono, tadi malam.
Hal itu dilakukan karena tiga terdakwa lainnya dalam kasus yang sama tidak lagi ditahan. Mereka adalah kepala kantor cabang Bank Century Rajawali Yulius Syahbana, mantan kepala cabang Bank Century Kertajaya dan mantan kepala cabang pembantu Bank Century Panglima Sudirman Siti Aminah. Ketiga terdakwa ini telah dialihkan menjadi tahanan kota.
Menurut Slamet pihaknya memiliki alasan yang kuat yang dijadikan dasar dalam mengajukan permohonan tersebut. Yakni, selama dalam tahanan Lila merasa tertekan dan orang tua Lila sakit-sakitan gara-gara memikirkan kondisi anaknya yang ditahan di dalam rutan. (Ronny & Tia)

Rabu, 04 November 2009

PEMERINTAH MENGHARUSKAN PADA MASYARAKAT UNTUK MEMBAGUN BANGUNAN YANG AMAN & TAHAN GEMPA BUMI






BILD SURABAYA-Pada Hari Rabu Dinas Pekerjaan Umum (PU) Divisi Cipta Karya Propinsi JATIM berkerja sama dengan Departemen Pekerjaan Umum ( DEP PU) mengadakan seminar sehari tentang Diseminasi Penetapan Standart Pedoman & Manual (SPM) Bidang Permukiman Tahun 2009 “Melalui Penerapan SPM Terkait Bangunan Tahan Gempa Bumi. Kita Tingkatkan Bangunan Gedung Yang Handal & Bermutu”
Kita harus menggunakan bahan bangunan yang memiliki Standart Naisional Indonesia (SNI) Standart Internasional (SI)untuk membanggun bangunan yang Handal & Bermutu karena mutu bahan bangunan yang menggunakan SNI itu bisa terjamin mutunya.
Kita juga harus membanggun bangunan dengan standart pelaturan pemerintah yang berlaku dan kita harus merancang bangunan itu tahan gempa bumi serta harus melihat aspek bangunan itu sendiri. Bangunan tahan gempa sanggat mudah sekali di bangun dengan beberapa syrat yaiyu : kita harus menggetahui unsure tanah itu (Tanah Basah,Tanah bergerak,kita harus memperkuat unsur tanah (bila tanah lunak bisa kita keraskan tanah itu),kita harus meperkuatkan pondasi bangunan dengan menggunaka cakar ayam,sampul,dll serta juga kita harus memperkuat usur bangunan sendiri. Dengan mjenggunakan slop dan sebagainnya
Pemerintah khusnya Dinas PU Cipta Karya kota/kabupaten sejatim & propinsi jatim untuk merubah system kerja bagi staf Bulding Inspektor Ceking Dinas PU Cipta Karya se jatim untuk mau menggecek bangunan yang akan di banggun oleh masyarakat. Biasanya petugas Bulding Inspektor Ceking Dinas PU Cipta Karya se jatimini tidak menggecek bangunan yang akkan di bangun oleh masyarakat tapi hanya menayakan apa masyarakat undah membayar biaya Ijin Mendirikan Banggunan (IMB)
(Ronny &Tia/Bersambung)

HUT KE 71 “RSUD DR SOETOMO LAKUKAN PENINGKATAN PELAYANAN KESEHATAN”



BILD SURABAYA-Pada Hari Kamis, 29 Oktober 2009 10:39:02 wib Untuk meningkatkan pelayanan dasar kesehatan masyarakat, Rumah sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soetomo Surabaya, melakukan peningkatan pelayanan kesehatan dari berbagai aspek yaitu kartu presboard, pembangunan gedung, refungsialilasi system terpadu, peningkatan tarif
Wakil Gubernur Jawa Timur, Drs Saifullah Yusuf pada acara Hari Ulang Tahun (HUT) RSUD Dr Soetomo Surabaya KE 71, Kamis (29/10) sore mengatakan pada satu hal untuk meningkatkan pelayanan kesehatan yang ada di Jatim ini. Harus mempunyai terobosan baru dari infrastrutur dan sumber daya manusia (SDM) “Untuk melakukan pelayanan rumah sakit, tidak membeda-bedakan pelayanan kepada masyarakat dari golongan atas dan bawah” ujarnya
Ia menjelaskan, dengan adanya tugas rumah dr soetomo sebagai rujukan pertama di wilayah timur untuk semakin hari pelayanan lebih baik, karena itu untuk menjaga kesehatan masyarakat yang di jawa timur dan sekitar
Direktur RSUD dr Soetomo, Dr dr Slamet Riyadi, mengatakan, pihak RSUD dr Soetomo merasa perlu menaikkan tarif untuk meningkatkan mutu pelayanan sesuai status barunya. Selain itu kenaikan tarif, rumah sakit juga mengajukan dua usulan lainnya, yakni pengangkatan pegawai serta manajemen aset. “Tiga usulan ini sudah kami ajukan seminggu yang lalu,” ujarnya.
Kenaikan tarif ini, tidak akan membebani masyarakat karena hanya berlaku pada kasus-kasus tertentu, seperti halnya keluarga menengah keatas.“Untuk layanan yang menyangkut hajat hidup orang banyak tidak terlalu besar kenaikannya. Bagi keluarga miskin akan mendapatkan subsidi atau melalui Jamkesmas (Jaminan Kesehatan Masyarakat, red),” terangnya.
Usulan kenaikan tarif diharapkan segera sudah disahkan menjadi pergub . Dengan begitu, rumah sakit yang dipimpinnya dapat melakukan persiapan selama November-Desember sebelum semuanya resmi berjalan Januari 2010.
Sementara itu, melalui pergub pengangkatan pegawai, pihak RSUD dr Soetomo berharap mendapat keleluasaan mengangkat sendiri pegawainya, terutama perawat. Selama ini, pengangkatan perawat atau tenaga lainnya menjadi pegawai negeri sipil (PNS) dilakukan oleh pemerintah. Seringkali pihak rumah sakit merasa seorang perawat sudah bisa diangkat sebagai pegawai namun terkendala aturan pemerintah.
“Kami mengajukan agar bisa mengangkat perawat sendiri sebagai pegawai BLUD, bukan PNS. Pegawai itu nantinya akan digaji dari hasil operasional rumah sakit,” ujarnya (Ronny & Tia)

NATAL & TAHUN BARU 2011

NATAL  & TAHUN BARU 2011
KITA BERSYUKUR BISA MERAYAKAN HARI NATAL & TAHUN BARU MAKA DARI ITU KITA HARUS MENGHARGAI & MEMBANTU ORANG YANG MEMBUTUHKAN SERTA KITA HARUS BISA MEMAAFKAN ORANG LAIN YANG MENYAKITI KITA

NATAL & TAHUN BARU 2011

NATAL  & TAHUN BARU 2011
KITA BERSYUKUR BISA MERAYAKAN HARI NATAL & TAHUN BARU MAKA DARI ITU KITA HARUS MENGHARGAI & MEMBANTU ORANG YANG MEMBUTUHKAN SERTA KITA HARUS BISA MEMAAFKAN ORANG LAIN YANG MENYAKITI KITA

IDUL FITRI TAHUN 2010

IDUL FITRI TAHUN 2010
DALAM HARI FITRI INI KITA HARUS BISA MENGHARGAI ORANG LAINH & KITA HARUS BISA MEMAAFKAN ORANG LAIN YANG MENYAKITKAN DIRI KITA

IDUL FITRI TAHUN 2010

IDUL FITRI TAHUN 2010
DALAM HARI FITRI INI KITA HARUS BISA MENGHARGAI ORANG LAINH & KITA HARUS BISA MEMAAFKAN ORANG LAIN YANG MENYAKITKAN DIRI KITA

DIRGAHAYU RI KE 65 TAHUN

DIRGAHAYU RI KE 65 TAHUN
MARI KITA BERANTAS KORUPSI

DIRGAHAYURI KE 65 TAHUN

DIRGAHAYURI KE 65 TAHUN
MARI KITA BERANTAS KORUPSI

FU WALIKOTAKU

FU WALIKOTAKU
INGAT TANGGAL 2 JUNE 20010 COBELOS NO 2

NARKOBA & MIRAS ADALAH KEMATIAN

NARKOBA & MIRAS ADALAH KEMATIAN
JANGAN COBA-COBA MENIKMATI NARKOBA & MIRAS BILA TIDAK MAU JADI MAYAT/MENINGGAL PESAN DARI BADAN NARKOBA NASIONAL INDONESIA & JERMAN

NATAL 2009

NATAL 2009

TAHUN BARU 2010

TAHUN BARU 2010

GONG XI FA CAI 2010

GONG XI FA CAI 2010
REDAKSI BERLIN DEUTSCHLAND TV & ZEITUNG GROUP MENGGUCAKAN SELAMAT MERAYAKAN HARI RAYA CHINA 2010 “GONG XI FA CAI”

SELAMAT JALAN "KH Abdurahman Wahid/Gus Dur'

SELAMAT JALAN "KH Abdurahman Wahid/Gus Dur'

WAKIL GEBENUR JATIM TRIMARJONO

WAKIL GEBENUR  JATIM TRIMARJONO
REDAKSI BERLIN DEUTSCHLAND TV & ZEITUNG GROUP IKUT BERDUKA CITA ATAS MENINGGALNYA WAKIL GEBENUR JATIM BPK TRIMARJONO SEMOGA ARWA ANDA DI TERIMA OLEHNYA & KELUARGA YANG DI TINGGALKAN DI BERIKESEHATAN DAN KEKUATAN DARI TUHAN

WANTED DEUTSCHE POLIZEI

WANTED DEUTSCHE POLIZEI
HER LIE,UMUR 60 TAHUN,HATI-HATI DENGAN ORANG INI. JAUHKAN ANAK-ANAK ANDA DARI ORANG INI. KARENA NANTI ANAK ANDA BISA HILANG DARI ANDA. MASYAKARKAT YANG MENGGETAHUI ANDA BISA HUBUNGI KANTOR POLISI JERMAN DI BERLIN Tel (04930) 4664664,Hamburg Tel: (04940) 19296,428676767,428650 E-Mail: lka.7011@hamburg.de ATAU HUBUNGI REDAKSI BILD REDAKSI DI TEL (06231)70696441

JERITAN HATI MASYARAKAT 4

JERITAN HATI MASYARAKAT 4
HARI INI MASIH ADA PEJABAT YANG MENGGUNAKAN JILBAB MENGHINA WARTAWAN MEDIA CETAK MINGGUAN. BILA SEMUA PEJABAT MEMILIKI SIFAT BURUK. INDONESIA JADI APA? DAN APA KATA DUNIA

JERITAN HATI MASYARAKAT 3

JERITAN HATI MASYARAKAT 3
HARI INI MASIH ADA PEJABAT/STAF PAJAK & KEMENTERIAN KEUANGAN CURI UANG MASYARAKAT. APA KATA DUNIA? (BILD RI 28 MARET 2010)

JERITAN HATI MASYARAKAT 2

JERITAN HATI MASYARAKAT 2
HARI INI IBU SRI MULIANI MASIH MILIKI SIFAT MUNAK & SUKA MEMBUAL APA KATA DUNIA? (BILD RI 25 MARET 2010)

JERITAN HATI MASYARAKAT 1

JERITAN HATI MASYARAKAT 1
HARI INI MASIH ADA PEJABAT KORUPSI APA KATA DUNIA? (BILD RI 20 MARET 2010)